Friday, September 9, 2016
Istilah - Apropriasi
Sebagai sebuah istilah dalam sejarah seni dan kritik yang merujuk pada lebih atau kurangnya ambil alih langsung kedalam suatu karya seni dari obyek sesungguhnya atau kejadian keberadaan suatu karya seni. Praktek seni ini dapat dijejaki kembali sampai pada jaman kolase Kubisme dan karya Picasso dan Georges Braques yang dibuat sejak tahun 1912,yang didalamnya obyek-obyek nyata seperti suratkabar-suratkabar dimasukkan untuk mewakili diri mereka. Apropriasi telah dikembangkan lebih jauh didalam bentuk siap-buat yang diciptakan oleh seniman asal Perancis, Marcel Duchamp, tahun 1915. Karya yang paling terkenal daripada karya-karya itu adalah Fountain, alat pembuangan air seni pria,bertandatangan,diberi judul dan dipresentasikan pada sebuah meja penyangga.
Baca Selengkapnya..
Wednesday, January 27, 2016
Seri Biografi Seniman : Vincent Van Gogh
![]() |
| Vincent van Gogh - Self Portrait, 1887 This world was never meant for one as beautiful as you. |
Vincent Willem van Gogh (ucapan Belanda: [vɪnˈsɛnt vɑnˈxɔx] (bantuan·info)) (30 Maret 1853 – 29 Juli 1890) adalah pelukis pasca-impresionis Belanda. Lukisan-lukisan dan gambar-gambarnya termasuk karya seni yang terbaik, paling terkenal, dan paling mahal di dunia. Van Gogh dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa.
Monday, November 9, 2015
Berawal dari Blog, Lalu Menjadi Buku
Apa ya rasanya dibayar untuk berkhayal? Mungkin kamu bisa bertanya kepada Maira Kalman. Ilustrator, penulis buku, seniman, dan desainer kelahiran tahun 1949 ini meniti karir dengan cara sering-sering berkhayal. Banyak orang yang jatuh cinta dengan karya Kalman, bukan karena tekniknya yang spektakuler sampai nggak bisa ditiru, tapi karena ia bisa membuat sesuatu yang membosankan menjadi sangat imajinatif dan menyenangkan.
Baca Selengkapnya..
Tuesday, January 28, 2014
CEO Razer kepada pelajar: membuang waktu dan mendapat nilai jelek itu tidak apa-apa
Tan Min-Liang, CEO kelahiran Singapura dan creative director di perusahaan perangkat game Razer, tampak seperti Steve Jobs “mini”.
Selain menggunakan baju hitam, celana jeans biru dan sepatu kets yang khas dari Steve Jobs, Tan juga memiliki obsesi yang sama: desain produk dan gadget premium berkualitas tinggi.
Dulunya mahasiswa hukum di National University of Singapore, Tan berubah dari seorang pengacara menjadi kepala perusahaan yang bermarkas di California dan mempekerjakan 500 orang di 10 kota. Ketika orang-orang startup berkumpul dan bertanya mengenai entrepreneur hebat, namanya sering disebut.
Tan punya kharisma panggung yang kuat, dan itu sangat terlihat ketika ia berbicara dengan suara baritonnya di depan sejumlah pelajar National University of Singapore (NUS) bulan Agustus lalu. Berikut adalah beberapa hal yang ia bagikan.
1. Membuang waktu itu tidak apa-apa
Hobi bermain game tidak selalu dipandang positif. Tan selalu menerima komentar bahwa bermain game komputer adalah sesuatu yang buruk dan merupakan aktivitas yang tidak akan menghasilkan apa-apa. Ternyata hobinya malah menjadi aset paling berharga yang ia miliki. Ia mengatakan:
Tiap saya membuang waktu, saya belajar sesuatu, melakukan sesuatu yang sangat konstruktif untuk masa depan.
2. Mendapat nilai jelek itu tidak apa-apa
Tan mengamati bahwa orang-orang bisa terlalu memperhatikan hasil dan ukuran angka. Di sekolah, pelajar diharuskan lulus ujian, dan kegagalan akan menghancurkan hidup mereka.
Tapi dalam sudut pandang yang lebih luas, tidak ada yang peduli, terutama ketika Anda mendapat nilai jelek di pelajaran yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang Anda inginkan.
Tan membawa sikap ini ke Razer, dimana mereka sering merancang produk yang gila meskipun berpeluang gagal. Perusahaan ini masuk ke bisnis laptop karena Tan tidak bisa mendapatkan laptop game yang bagus untuk dirinya sendiri.
Secara bisnis, keputusan itu tidak masuk akal, dan mereka kehilangan banyak uang tiap kali menjual laptop game tersebut.
Kondisinya mencapai titik dimana jika ini gagal, maka perusahaan ini akan bangkrut. Tapi kami terus maju karena ini menyenangkan.
Setelah terus maju dan memperbaiki diri, Laptop Razer menjadi lebih baik, dan versi terbarunya menuai respon positif.
3. Jangan bekerja terlalu keras
“Saya adalah salah satu orang termalas dimanapun saya berada,” katanya. Di NUS, ia bermalas-malasan pada pelajaran yang tidak ia minati. Ia menyadari bahwa jika Anda kesulitan untuk bekerja keras, berarti Anda antara tidak menyukai pekerjaan itu, atau Anda memang tidak begitu mampu melakukannya.
Tan suka menghabiskan waktunya mendesain produk, mencari warna, angle, dan akurasi yang sempurna dari kreasinya. Ia menganggap itu sebagai bersenang-senang, bukan pekerjaan.
Meskipun CEO harus memelihara berbagai aspek perusahaan yang tidak disukainya, dari posisi yang sama ia juga bisa merekrut orang untuk melakukan hal yang tidak diminatinya.
Tan memastikan bahwa perusahaannya merekrut tiap orang di posisi dan peran yang pantas. Tidak semua orang terlahir sebagai founder atau manager; mungkin ada beberapa teknisi yang memang ingin berfokus pada peran yang teknis, dan Razer mencoba memfasilitasi itu.
Beberapa teknisi atau pengacara berbakat bisa bekerja dengan baik di laboratorium bawah tanah. Mereka juga sangat cerdas.
id.techinasia.com
STARTUP ITU APA SIH?
Mendefinisikan start-up sering kali menjadi hal yang sangat sulit. “Lha gimana mau bisa mendefinisikan wong artinya aja masih ga ngerti.” Kira-kira begitulah ucapan sebagian besar pemuda-pemudi Jogja yang sempat saya tanyai beberapa hari ini. Rupanya, istilah ini belum cukup populer dikalangan pemuda-pemudi Jogja.
Menurut Andin Rahmana (@andinrahmana), seorang pemuda yang sedang berkuliah di Jogja dan mengaku sebagai tenaga kerja digital, Startup adalah perusahaan baru yang biasanya bergerak di bidang teknologi informasi dan menggunakan media internet sebagai platform nya. Perusahaan ini menghasilkan produk-produk digital (seperti aplikasi web atau layanan melalui website) dan biasanya isu produknya berhubungan dengan permasalahan sehari-hari. Karena spesifikasi teknologi informasi ini lah kemudian istilah bisnis start-up sering di identikan dengan pekerjaan bagi tech savvy. Padahal, untuk membuat sebuah bisnis start-up seseorang tidak harus memiliki background sebagai tech savvy asalkan memiliki ide yang out of the box. Sebagai ilustrasi, ide merupakan bahan pokok bagi sebuah bisnis startup, namun bahan pokok tersebut tidak akan menjadi bisnis startup apabila tidak diolah sedemikian rupa dan dimasak hingga matang, dari sini dibutuhkan tenaga ahli seperti tech savvy.
Pada dasarnya, membuat startup merupakan hal yang mudah bagi mahasiswa. Kenapa? Selain masih memiliki kreativitas, semangat, dan idealisme, mahasiswa juga masih memiliki kebebasan dan tidak memiliki tuntutan untuk mendapatkan uang dengan cepat. Mahasiswa masih memiliki umur yang panjang, sehingga apabila bisnis tersebut mengalami kegagalan mahasiswa masih memiliki semangat untuk belajar dan mencoba lagi hingga berhasil. Selain itu, mahasiswa masih bebas meng-explore dunia ini, apabila kita mulai mengelola bisnis start-up dari sekarang, 2 – 3 tahun kemudian, umur kita sudah matang untuk mengolahnya lebih serius.
Yang perlu dilakukan untuk memulai bisnis startup adalah ciptakan ide-ide brilian kalian, realisasikan, dan bekerjasamalah dengan teman-temanmu untuk menciptakan bisnis tersebut. Hal yang penting juga, jangan lupa untuk memanfaatkan kemudahaan teknologi di era ini dan jangan takut untuk gagal seperti kata Steve Jobs, “Let’s go invent tomorrow, rather than worrying about what happened yesterday” jadi jangan takut gagal dan mencoba lagi. Tertarik untuk berbisnis startup?
APA JENIS STARTUPMU?
Konsumen digital di Indonesia yang makin luas juga membuat banyaknya muncul start up-start up baru di Indonesia. Start up makin lama juga makin beragam dan menjangkau hampir semua aspek kehidupan dan semua kalangan.
Bagi ibu-ibu yang suka belanja barang-barang kebutuhan rumah, ada start up jenis Daily deals and Group commerce yang siap memudahkan belanja. Contohnya adalah melalui LivingSocial dan Groupon. Bagi anak muda yang sangat suka bermain game di handphone, Rovio dan Zynga menjadi start up jenis Mobile gaming yang memfasilitasi kesukaan anak muda itu. Serta masih ada banyak jenis start up lain yang sudah ada dan masih bisa dikembangkan.
Daftar jenis-jenis start up yang bisa dikembangkan di Indonesia:
1. Photo Sharing: Instagram, Piictu, Pinterest, Sicerely.
2. Social Commerce: Storenvy, Goodsie, Magento.go.
3. Micro hiring: Zaarlu, Fiverr, Craigslist, TaskRabbit.
4. Mobile payments: Google Wallet, Giftly, Square, Intuit, Mobile Card.
5. Education, Teaching, Blackboard killers: Skillshare, TutorSpree, Hoot.me, Coursekit, Coursehorse.
6. Music Sharing: Spotify, Rdio, MOG, Turntable.fm.
7. Last minute bookings: Hotel Tonight, Lifebooker, Savored, ZocDoc.
8. Monthly deliveries: GuyHaus, ManPacsk,m FreshDirect, ShoeDazzle.
9. Video job interviews: Ovia, Skype, Google Hangouts.
10. Making technical things easy for non-techies: Onswipe, Goodsie, Flotype, Onepager.
11. Social eReading experiences: Copia, AppAddictive, BookTracks.
12. Renting everything: GetArround, Airbnb, Liquid Space.
13. Mobile gaming: Rovio, Zynga, Lima Sky.
14. Daily deals and Group commerce: LivingSocial, Groupon, SignPost, Group Commerce.
15. Online dating: JDate, Match, OkCupid.
16. Social travel and events: Soonar, Nextstop, SpotOn.
17. Social news recommendation: Meebo, Twitter, Shelby.
18. Flash Sales: HauteLook, Ideeli, Gilt Groupe.
19. Social Networks for groups: Path, Facebook Page, Kohort.
20. Check-ins: Foursquare, MyTown, Gowala.
Tertarik untuk membangun sebuah start up? Apa jenis start up mu?
MELIHAT LAGI PERKEMBANGAN STARTUP DI INDONESIA
Perkembangan startup di Indonesia saat ini sangat pesat dan dinamis. Ide yang dihadirkan juga sangat beragam, kreatif, dan berkualitas. Hal ini dikarenakan informasi dan aktivitas terkait dengan pengembangan startup makin banyak dan mudah diakses.
Menurut Andi S. Boediman, direktur Ideosource, ada dua gelombang startup di Indonesia yang cukup menggembirakan. Gelombang pertama, orang-orang yang tadinya bekerja sebagai profesional di perusahaan besar yang kemudian tidak segan-segan masuk ke dunia startup. Gelombang kedua adalah orang-orang Indonesia yang tadinya bekerja di luar negeri, kembali ke Indonesia untuk membangun startup. “Mereka kembali di Indonesia untuk membangun model kewirausahaannya sendiri. Dua gelombang inilah yang menjadi tanda positif dari startup Indonesia,” kata Andi.
Di Indonesia, ada banyak startup yang founder-nya pernah bekerja di perusahaan Silicon Valley (Amerika Serikat). Salah satunya adalah Bornevia, sebuah startup helpdesk berbasis web yang membantu perusahaan menghadapi kesulitan dalam menangani customer support secara online.
Tim Bornevia menjelaskan bahwa situs ini adalah “sebuah CRM customer support dengan direktori kontak yang terintegrasi dan sistem manajemen tiket.“ Dengan Bornevia, pengguna bisa mengintegrasikan media sosial mereka dengan akun email dan menangani interaksi dengan pelanggan mereka di sana. Dua orang yang berada di balik startup ini adalah Benny Tjia dan Tjiu Suryanto. Benny pernah kuliah di University of Michigan dan Stanford, kemudian bekerja di Yammer sebagai teknisi software, dan kemudian bekerja di Astra Internasional di Jakarta.
Beberapa pengguna beta Bornevia berasal dari Indonesia, India, Afrika Selatan, Kanada, dan Amerika Serikat. Saat ini Bornevia bisa digunakan secara gratis dengan fitur yang terbatas. Tapi mereka akan segera membuka versi unlimited dengan harga USD 12 (Rp 140.000) untuk tiap pengguna per bulan.
Startup Indonesia yang tidak kalah hebatnya adalah PicMix. Sebagai salah satu jejaring sosial di Indonesia, PicMix sudah memiliki 15 juta pengguna di seluruh dunia dan 225 juta foto di-upload di platform-nya. Padahal startup ini baru berusia dua tahun.
Pada tahun 2013, PicMix memiliki 15,5 juta pengguna terdaftar, 900.000 pengguna aktif per hari, dan 48 persen pengguna aktif per bulan. 35 persen pengguna mereka berasal dari Indonesia, dan menariknya diikuti oleh Afrika Selatan dan Venezuela di peringkat kedua dan ketiga. Dulu startup ini juga menerima dana sebesar USD 7 juta dari Erajaya, yang merupakan salah satu distributor handphone terbesar di Indonesia. Kerja sama itu juga membantu perkembangan PicMix, karena Erajaya meng-install PicMix di semua handphone mereka sebelum dijual.
Melihat paparan di atas, rupanya perkembangan bisnis startup di Indonesia sangat pesat dan menjanjikan ya. Sekali lagi nih, tertarik terjun ke dalam bisnis startup?
Sumber : jogjadigitalvalley.com
Monday, August 5, 2013
Printer 3D yang Bisa Merubah Pola Produk Industri Dunia
Printer 3D Wujudkan Imajinasi manusia. Kebutuhan mencetak tak lagi sekadar di atas kertas. Kemajuan teknologi dapat mewujudkan apa yang ada di imajinasi anda ke dalam bentuk yang lebih nyata dan dapat dirasakan melalui sentuhan. Nah, tantangan itu coba dijawab dengan kehadiran printer 3D. Printer 3D adalah proses pembuatan benda padat tiga dimensi dari sebuah desain secara digital menjadi bentuk 3D yang tidak hanya dapat dilihat tapi juga dipegang dan memiliki volume. Printer 3D dicapai dengan menggunakan proses aditif, dimana sebuah obyek dibuat dengan meletakkan lapisan yang berurut dari bahan. Pencetakan 3D merupakan proses yang berbeda dari teknik mesin tradisional (proses subtraktif) yang sebagian besar bergantung pada penghapusan materi oleh pengeboran, pemotongan dan lain–lain.
Printer 3D, Teknologi Paling Menakutkan Dunia
Selasa, 23/07/2013 13:19 WIB
Teknologi printer bukan hanya bisa mencetak tulisan atau gambar di atas kertas. Namun juga dalam bentuk barang melalui printer 3D. Printer 3D pada dasarnya adalah mesin yang mampu membuat obyek solid 3 dimensi dalam berbagai bentuk yang berasal dari model digital. Kini, harga Printer 3D semakin murah dan semakin banyak perusahaan yang membuatnya. Yang menakutkan adalah, printer seperti ini berpotensi digunakan untuk membuat senjata oleh orang biasa.
Dalam berbagai video online, ditunjukkan bagaimana membuat senjata api yang bisa bekerja cukup berbekal printer 3D. Jika dibuat oleh orang yang salah, bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
http://inet.detik..com/read/2013/07/...tkani991101105
5 Barang Menakjubkan yang Bisa Dibuat Printer 3D
Sabtu, 25 Mei 2013, 08:25 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mesin cetak tiga dimensi (3D) sepertinya tak memiliki batas. Dari mengganti komponen yang hilang, mengurangi penggunaan bahan bakar, hingga memastikan Anda tidak memegang iPhone dengan tangan. Berikut beberapa hal menakjubkan yang dapat dibuat oleh printer 3D seperti dikutip Global Post, Sabtu (25/5).
Sepatu
Orang mungkin akan bertanya atau juga tidak, bagaimana Anda mendapatkan sepatu berwarna kuning ini. Tapi, jika memang ada yang bertanya, Anda bisa beri tahu mereka, kalau sepatu itu berasal dari Amsterdam, Belanda. Yaitu buatan desainer Alan Nguyen dari freedom of Creation.
Mobil
Jim Kor dari Winnipeg, Manitoba mengembangkan mobil hemat bahan bakar dari komponen yang dicetak menggunakan mesin cetak 3D. Dikatakan, "Dua orang, berikut dengan seekor anjing, bisa muat di mobil bernama Urbee ini."
Bagian Tubuh Manusia

Di 2012, LayerWise di Belgia menggunakan mesin cetak 3D untuk membuat pengganti rahang bawang dari bahan titanium untuk perempuan Belanda berusia 83 tahun. Sejak itu, mesin cetak 3D digunakan untuk membuat bagian tubuh internal dan eksternal buatan.
Makanan
NASA memberikan 125 ribu dolas AS kepada peneliti Anjan Contractor dari System Materials Research Corporation untuk mengembangkan mesin cetak makanan 3D. Makanan itu digunakan untuk konsumsi astronot dan mengatasi kelaparan dunia.
Pistol
Sebuah perusahaan bernama Defense Distributed membuat cetak biru pistol yang dicetak dengan printer 3D. Cetak itu pun bahkan diunggah ke internet sehingga bisa diambil oleh siapa pun melalui Pirate Bay.
http://www.republika.co.id/berita/tr...uat-printer-3d
Berhasil dibuat pistol dengan printer 3D
Terbaru 6 Mei 2013 - 21:54 WIB
Pistol dibuat dengan menggunakan mesin cetak 3D seharga US$8.000.
Pistol pertama di dunia yang dibuat dengan teknologi 3D berhasil ditembakkan di Amerika Serikat. Kelompok kontroversial yang menciptakan senjata api ini, Defense Distributed, berencana mempublikasikan cetak biru senjata di internet. Pembuatan senjata api ini memakan waktu satu tahun dan saat dilakukan uji coba di Austin, Texas, hasilnya tidak mengecewakan.
Teknologi ini bekerja dengan menumpuk berlapis-lapis materi, biasanya plastik, untuk membangun sebuah objek padat yang kompleks. Idenya adalah dengan semakin murahnya harga printer, maka konsumen dapat dengan mudah mengunduh desain dan mencetak benda-benda yang mereka inginkan di rumah, dari pada berbelanja ke toko. Pistol ini dibuat dari mesin cetak 3D seharga US$8.000 (Rp77 juta) yang dibeli di situs lelang eBay.
http://www.bbc.co.uk/indonesia/majal...adimensi.shtml
Keren, Orang Indonesia Bikin "Printer" 3D
Senin, 8 Juli 2013 | 17.16 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Berawal dari kegemarannya pada dunia desain grafis, Johanes Djauhari kini merakit mesin pencetak (printer) 3D. Dengan memanfaatkan teknologi open source, printer 3D yang dirakit Johanes dapat mencetak dokumen digital menjadi benda tiga dimensi. Johanes bekerja sebagai desainer produk. Beberapa klien yang hendak membuat produk kadang tak puas jika hanya melihat desain tersebut dalam bentuk dokumen digital. Mereka ingin bentuk fisik meski berukuran kecil. "Nah, dari situlah, kenapa tidak saya buat printer 3D sendiri," katanya saat ditemui KompasTekno di acara Popcon Asia 2013 di Jakarta Convention Center, awal Juli lalu. Johanes juga gemar pada mainan (toys). Banyak rekannya yang mendesain karakter toys dan hendak merealisasikan idenya menjadi bentuk nyata. Beberapa dari mereka memakai jasa Johanes untuk cetak 3D.
Johanes mencetak 3D karakter superhero Hebring versi hitam karya Main Studios asal Jakarta
3D printing merupakan proses cetak berlapis untuk membentuk benda padat dengan perspektif 3D yang dapat dipegang dan memiliki volume. Materi yang digunakan adalah plastik, bisa jenis acrylonitrile butadiene styrene (ABS) maupun polylactic acid (PLA). "Kalau saya suka pakai PLA. Dia terbuat dari biji jagung dan bisa terurai. Kalau ABS adalah materi yang dipakai mainan lego, yang terbilang lama terurainya," ujar Johanes.
Proses pencetakan memang terbilang lama. Butuh waktu dua jam untuk mencetak benda 3D dengan dimensi tinggi 10 cm, panjang 5cm, dan lebar 5 cm. Sebenarnya, proses cetak itu bisa dipercepat. Namun, ada beberapa konsekuensi yang harus diterima, di mana bagian dalam obyek menjadi tidak padat alias kopong. Benda yang dicetak dari printer 3D sejauh ini hanya bisa dihasilkan dalam satu warna. "Jika ingin berwarna, kita harus memberi cat secara manual. Materi plastiknya tidak akan rusak jika kena cat," klaim Johanes.
Karakter Minion dalam film animasi Despicable Me dicetak dengan warna kuning dan dibubuhi cat agar karakter tersebut mirip seperti aslinya.
Keseriusan Johanes merakit printer 3D dimulai pada 2011. Ia mendirikan Bikin Bikin 3D Print dan aktif ikut pameran untuk memperkenalkan teknologi ini. Kala itu, desain luar printer buatannya masih berupa kerangka. Setelah melewati beberapa kali pengembangan, kini printer 3D-nya semakin akurat dan didesain menggunakan casing. "Akurasinya sampai 0,2 mm," tutur Johanes.
Akurasi itu dibuktikan dengan mencetak replika arca yang penuh detail dan lekukan. Johanes terlebih dahulu memindai seluruh bagian arca asli yang tersimpan di Museum Nasional. Setelah mendapat file pindainya, mulailah Johanes mendesain 3D lalu mencetak dengan printer buatannya sendiri.
Hasil cetak 3D replika arca yang tersimpan di Museum Nasional
Memanfaatkan "open source"
Dalam mengembangkan printer 3D, Johanes memanfaatkan teknologi open source untuk driver dan software. Ia ikut dalam forum internet yang khusus membahas teknologi printer 3D. "Di forum ini, kita bisa tahu kalau ada algoritma yang lebih baik dan memberi struktur lebih mudah. Bukan cuma soal teknis, dari sana juga kita tahu soal materi yang mudah dicari dan lebih terjangkau," jelasnya.
Untuk mendesain bentuk 3D, Johanes menggunakan software Pronter Face dan Repetier. Komputer yang dipakainya terhubung ke motherboard printer melalui kabel USB. Motherboard inilah yang memerintahkan gerakan koordinat X, Y, dan Z, menerjemahkan dokumen digital menjadi obyek nyata 3D.Printer 3D yang dibuat Johanes masuk dalam tahap pengembangan akhir. Ia membuka pre-order dengan harga Rp 10 juta. Setelah masa pre-order berakhir pada September 2013, printer 3D bakal dibanderol Rp 12 juta.
http://tekno.kompas.com/read/2013/07...kin.Printer.3D
Dengan Printer 3D, Imajinasi Tersalurkan ...
.
Sumber
Tags :
Wednesday, May 15, 2013
GUNDALA PUTERA PETIR: BERLARI 40 TAHUN SECEPAT TOPAN
Banana Publishing, yang sebelumnya pernah menerbitkan novel grafis Ekspedisi Kapal Borobudur: Jalur Kayu Manis (2007), kembali dengan produk terbarunya. Eendaagsche Exprestreinen membawa misi serupa dengan pendahulunya, mengenalkan sedikit sejarah bangsa Indonesia dalam format gambar dan cerita fiksi. Fokus utamanya adalah perkeretaapian Indonesia awal abad 20, pada masa Hindia Belanda.
Berukuran standar komik Eropa yang besar dan penuh warna, pembaca seakan diajak kembali ke masa kejayaan salah satu kiblat penting dunia komik abad ke-20. Pewarnaan yang lembut namun mudah dibedakan, jumlah halaman yang juga mengikuti lazimnya komik Eropa, hingga gaya ilustrasi yang sepintas sudah bisa ditebak sangat terinspirasi begawan komik asal Belgia, Herge. Pembaca mungkin masih ingat dengan novel grafis sejenis, Rampokan Jawa (Peter van Dongen, 2005), yang mengambil masa transisi kemerdekaan Indonesia. Bolehlah Eendaagsche Exprestreinen disandingkan dengan Rampokan Jawa dalam satu genre novel grafis.
Penulis utama dibalik Eendaagsche Exprestreinen adalah Risdianto. Dengan skripsinya yang berjudul Kereta Api Surabaya – Pasuruan – Malang 1875-1900, Risdianto lulus di jurusan Sejarah, Universitas Indonesia. ”Skripsi ini bercerita mengenai pembangunan jalur kereta api Surabaya – Pasuruan – Malang tahun 1875 – 1900,” katanya. Dia menjelaskan jalur kereta api ini adalah yang kedua di pulau Jawa setelah jalur Semarang – Vorstenlanden (Yogyakarta dan Surakarta). Yang membangun jalur itu perusahaan pemerintah Hindia Belanda, Staatssporwegen. Dalam skripsi ini saya menggambarkan dampak sosial dan ekonomi pada jalur kereta Surabaya – Pasuruan – Malang,” katanya.
Tetapi tema perkeretaapian tidak digunakan sebagai sentral cerita dalam Eendaagsche Exprestreinen. Novel grafis ini menampilkan kisah fiksi detektif yang mengambil tempat di dalam kereta api jurusan Jakarta-Surabaya. Dalam penulisan naskah, Risdianto dibantu oleh Yusi Pareanom.
Walau pada ilustrasi sampul depan tidak mudah ditebak bahwa novel grafis ini berkisah tentang kereta api, halaman pertama sudah memberikan petunjuk jelas. Jadwal perjalanan kereta api, stasiun Beos (kini stasiun Jakarta Kota), dan kedatangan sebuah keluarga di halaman depan stasiun sudah memancing aroma kereta api. Tak lama pembaca dibuat terkagum dengan ilustrasi arsitektur dan interior Stasiun Beos yang tersohor itu. Arsitektur stasiun yang mengagumkan ini dibuat oleh Ghijsels (1882-1947). Dibangun selama dua tahun hingga peresmiannya pada 8 Oktober 1929. Sedikit keindahan karya Ghijsels dapat kita saksikan disini. Sayang peran Stasiun Beos (kini bernama Stasiun Jakarta Kota) sebatas tempat pemberangkatan, hingga primadonna Ghijsels ini tidak sempat dieksplorasi lebih jauh. Semoga di lain kesempatan ada novel grafis dengan fokus lokasi peristiwa di Stasiun Beos.
Suasana jalur kereta api Jakarta-Surabaya dapat disaksikan disini, yang merujuk pada dokumentasi tempo doeloe. Desain lokomotif dan rangkaian kereta dibuat dengan cermat oleh tim ilustrator yang terdiri dari Bondan Winarno, Dhian Prasetya, dan Gede Juliantara.
Selain itu dapat ditemukan juga stasiun kecil, kondisi kecelakaan kereta api, beberapa bangunan gaya art deco, interior lokomotif, hingga kehidupan sosial masyarakat sekitar perlintasan kereta api-tanah pertanian, pasar, pedagang asongan, hingga pemangkas rambut bawah pohon. Semua ada, lengkap dengan dagelan yang seakan menjadi ciri khas novel grafis terbitan Banana Publishing sejak Ekspedisi Kapal Borobudur.
Ingin sedikit mengenal cara kerja kereta api? Ada juga, dan kita dipandu oleh tiga remaja cilik penumpang kereta. Ketiga remaja cilik inilah aktor utama dalam membongkar pencurian permata di atas kereta api. Sinyo (bocah keturunan Belanda), Seta (pribumi), dan A Xiu (putri keturunan Cina). Bertiga mereka menjadi kawan seperjalanan dan bersama-sama mencari dalang pencuri kotak permata milik kakek A Xiu.
Ikutilah petualangan dan cerita detektif bergaya Tintin, walau mungkin tidak sekompleks karakter ciptaan Herge 80 tahun lalu itu. Bertiga mereka selayaknya Lima Sekawan atau Sapta Siaga-nya Enid Blyton menikmati perjalanan kereta api, sambil melacak pencuri permata. Seting pencurian mengambil tempat dan waktu di dalam rangkaian kereta api, walau sesekali bersinggungan dengan lingkungan luar.
Menyatunya sejarah perkeretaapian Indonesia dan kisah detektif berlangsung mulus, walau ada beberapa kekurangan. Elemen suspense dan investigasi kurang mengigit, walau sebenarnya mampu dilakukan ketiga tokoh utama ini. Seandainya saja drama mencekam ala Murder On The Orient Express (karya Agatha Christie yang diadaptasi menjadi novel grafis oleh Francois Riviere, 2007) didapatkan dalam Eendaagsche Exprestreinen. Peran ketiga tokoh cilik ini dapat menjadi lebih menarik dan mengundang decak kagum. Namun apa yang dilakukan ketiga bocah cilik ini sudah cukup baik dan mereka berbagi peran secara berimbang.
Beberapa bumbu cerita juga ada disini, selain suasana kehidupan sosial sekitar lintasan kereta api. Obrolan pro-kemerdekaan tentang perjuangan Soekarno, cinta monyet (atau tepatnya cinta lokal) antara Seta dan A Xiu, buronan polisi yang bersembunyi di kereta api, termasuk gangguan jadwal perjalanan (yang masih terjadi hingga hari ini).
”Kami ingin orang-orang tahu sejarah Indonesia bukan saja dari sejarah tentang peristiwa-peristiwa besar saja. Tetapi yang kecil-kecil itu juga bagian dari sejarah Indonesia. Juga untuk meramaikan perkomikkan Indonesia,” Risdianto menambahkan.
Kehadiran novel grafis dengan sejarah kereta api ini memang menambah warna-warni wajah komik nasional, yang banyak dinilai miskin ide dan variasi. Bukannya tidak mungkin kelak kita akan menemukan lebih banyak lagi komik dan novel grafis semacam ini.
komikindonesia.com
Subscribe to:
Posts (Atom)

