Showing posts with label BUDAYA. Show all posts
Showing posts with label BUDAYA. Show all posts

Wednesday, May 15, 2013

WAYANG ITU KOMIK




oleh: Arswendo Atmowiloto
Dipublikasikan pertama kali di Majalah Tempo, edisi 24-31 Agustus 2009

SEBENARNYA periode komik wayang tak pernah dikenang karena penerbit komik waktu itu menamainya ”komik klasik”. Periode ini ditandai setelah era jenis Sri Asih (tentu bersama Nina, Garuda Putih, Kapten Kilat), superhero yang dianggap kurang nasionalis, mengumbar khayal, dan tuduhan paling aneh: membuat anak-anak malas membaca. Dr Marcel Boneff, pakar komik Indonesia yang selalu jadi rujukan, menggambarkannya sebagai du fruit defendu, buah terlarang. Lebih buruk dari buah simalakama—masih bisa dimakan.

Para penerbit, terutama Melodie dan Cosmos, keduanya di Bandung, sama-sama di Jalan ABC, menghentikan manusia sekaligus dewa itu. Tokoh pahlawan beralih ke cerita rakyat, Ganesha Bangun, Loetoeng Kasaroeng, oleh komikus yang sama, R.A. Kosasih, yang kemudian menserialkan Ramayana dan Mahabharata. Juga nama sejajar sebelumnya, John Lo, serta yang melegenda, S. Ardisoma, Oerip. Pada S. Ardisoma, sapuan kuas menimbulkan suasana puitis untuk adegan keraton, adegan pohon beringin, adegan long shot, bahkan perang sekalipun. Bedanya lagi, R.A. Kosasih setia dengan ”kisah India”, sehingga tokoh punakawan tidak muncul.

Sejak 1958 itu, periode yang kita namai komik wayang memberikan warna di antara jenis-jenis yang lain, walau sebenarnya penerbit Keng Po sudah menerbitkan Lahirnya Gatutkaca pada 1954. Sedemikian populernya jenis wayang, sehingga Bahsjar S.J., pelukis dan ilustrator di Medan—kota lain yang memelopori komik Indonesia—juga membuat komik wayang. Komik dari komikus Medan sedikit berbeda dengan perkembangan di Jawa karena biasanya lebih dulu dimuat di harian setempat. Tak mengherankan jika komikus jawara seperti Taguan Hardjo dalam suatu saat mengisi tiga atau empat media setiap harinya.

Komik wayang, juga komik berdasarkan cerita daerah atau legenda, dinilai lebih aman, lebih mendidik, dan yang jelas lebih mengakar. Sehingga tak dikritik, juga tak kena ”bredel”, periode yang terulang keras pada 1966. Karya-karya R.A. Kosasih merajai dalam jumlah dan jilid yang dikeluarkan. Sambung-menyambung menjunjung kisah pewayangan yang tak banyak dikenal masyarakat non-Jawa.

Menurut saya (yang tak usah diturut), ini yang menyebabkan popularitas Mahabharata panjang usia. Generasi nonpribumi—kalau istilah ini boleh dipakai—atau mereka yang hidup di kota besar pada saat itu baru ”melek wayang”. Jumlahnya cukup banyak, satu jilid bisa mencapai 30 ribu eksemplar. Dan bahan baku ceritanya juga bisa diperpanjang. Sebab, setelah kisah Astina, masih berlanjut ke Prabu Parikesit, kemudian ke Prabu Udrayana. Untuk judul terakhir ini, R.A. Kosasih, 30 tahun lalu ketika saya bertemu, membuatnya di atas kertas minyak sebagai pengganti klise, dan dengan demikian ukuran komik nanti setelah terbit berbanding satu-satu. Artinya, garis dan goresannya terlihat sangat tebal.

Namun sebenarnya bukan hanya itu. Kota-kota lain, seperti Solo, Semarang, Bogor, bahkan Tasikmalaya, juga melahirkan penerbit dan komikus. Yang menarik sekali adalah tidak adanya keseragaman dalam komik wayang. Gaya masing-masing komikus bisa terbedakan. Bahkan juga konsepnya. Ada beberapa komik wayang yang benar-benar memindahkan wayang kulit, dengan segala keruwetan ornamennya. Ada yang mengambil babon—induk cerita—dari yang selama ini dikenali, ada yang membuat varian dari itu atau bahkan banjaran, yang bersifat biografis dari satu tokoh, ada yang menitikberatkan humor punakawan.

Sesungguhnya inilah keunggulan kreatif bentuk komik, tidak ada matinya. Dinamika kreatif membuktikan bahkan sejak awalnya, tanpa patron, tanpa fasilitas tertentu, bisa lahir berkembang membanjiri pasar atau kamar. Ketika jenis Sri Asih tersisih, jenis wayang melenggang. Ketika wayang menghilang, ganti rupa kisah cinta. Yang mengalami pembredelan dan pengawasan yang sama berubah menjadi komik agama, atau bahkan ”komik Pancasila”, dan/atau kisah perjuangan. Dan masyarakat tetap menerima, menunggu, melalui taman bacaan atau yang dikenal dengan ”persewaan buku”. Mata rantai itu telah tercerai-berai, bahkan dari sumber awalnya, dari komikus. Komik luar negeri lebih murah harga satuannya, lebih berlimpah jumlah judulnya, lebih terarah penyebaran dan promosinya.

Namun komik Indonesia sendiri tak pernah kehilangan gairah, walau galau dan lesu darah. Masih selalu ada komik wayang yang diterbitkan dengan desain yang berbeda, dengan berwarna, dengan ”cahaya” dan ”sudut pengambilan” layaknya sebuah film, atau adegan pertarungan ala game.

Komik dan wayang agaknya memang satu. Merupakan bayang-bayang yang diekspresikan kembali dari keberadaan kita. Selama kita masih ada, selama itu pula masih ada bayangan. Dan itu adalah wayang atau komik, atau dua-duanya.

Sumber : komikindonesia.com


Baca Selengkapnya..

Friday, January 25, 2013

Asal Usul Angkringan




Angkringan adalah semacam warung makan yang berupa gerobag kayu yang ditutupi dengan kain terpal plastik dengan warna khas, biru atau oranye menyolok. Dengan kapasitas sekitar 8 orang pembeli, angkringan beroperasi mulai sore hari sampai dini hari. Namun kini ada juga yang mulai buka siang hari. Pada malam hari, angkringan mengandalkan penerangan tradisional senter dibantu terangnya lampu jalan.

Konsumen angkringan, meski sering dicap sebagai warung rendahan, pada kenyataannya terdiri dari berbagai kalangan. Mulai dari tukang becak, anak2 perantauan, mahasiswa, budayawan dan seniman, karyawan hingga eksekutif kadang tak sungkan menghabiskan malam untuk menyantap makanan dan minum teh jahe di Angkringan.

Sejarah angkringan di Jogja merupakan sebuah romantisme perjuangan menaklukan kemiskinan. Angkringan di Jogjakarta dipelopori oleh seorang pendatang dari Cawas, Klaten bernama Mbah Pairo pada tahun 1950-an. Cawas yang secara adminstratif termasuk wilayah Klaten Jawa Tengah merupakan daerah tandus terutama di musim kemarau. Tidak adanya lahan subur yang bisa diandalkan untuk menyambung hidup, membuat Mbah Pairo mengadu nasib ke kota. Ya, ke sini, ke Jogjakarta.

Mbah Pairo bisa disebut pionir angkringan di Jogjakarta. Usaha angkringan Mbah Pairo ini kemudian diwarisi oleh Lik Man, putra Mbah Pairo sekitar tahun 1969. Lik Man yang kini menempati sebelah utara Stasiun Tugu sempat beberapa kali berpindah lokasi. Seiring bergulirnya waktu, lambat laun bisnis ini kemudian menjamur hingga pada saat ini sangat mudah menemukan angkringan di setiap sudut Kota Jogja. Angkringan Lik Man pun konon menjadi yang paling dikenal di seluruh Jogja, bahkan di luar Jogja.

Berbeda dengan angkringan saat ini yang memakai gerobak, diawal kemunculannya angkringan menggunakan pikulan sebagai alat sekaligus center of interest. Bertempat di emplasemen Stasiun Tugu Mbah Pairo menggelar dagangannya. Pada masa Mbah Pairo berjualan, angkringan dikenal dengan sebutan ting-ting hik (baca: hek). Hal ini disebabkan karena penjualnya berteriak “Hiiik…iyeek” ketika menjajakan dagangan mereka. Istilah hik sering diartikan sebagai Hidangan Istimewa Kampung. Sebutan hik sendiri masih ditemui di Solo hingga saat ini, tetapi untuk di Jogja istilah angkringan lebih populer. Demikian sejarah angkringan di Jogjakarta bermula.

Kini angkringan sudah menjamur di kota-kota besar maupun kecil di seantero nusantara. Bahkan kabarnya ada lho angkringan yang menerapkan sistem penjualanya dengan franchise atau waralaba.

(sumber: indonesiaindonesia.com


Baca Selengkapnya..

Wednesday, December 26, 2012

Mengingat Film Lama Saras 008


Saras 008-Dikala damai, dia adalah Saraswati. Dia lahir sebagai putri sulung Bu Larasati dan Pak Kasimin, kakak dari Gagas— seorang anak lelaki yang gemar mengutak-atik program komputer—dan majikan seekor kucing bernama Ketty.

Syahdan, pada suatu hari yang nahas, sang kucing kesayangan tewas. Saraswati tersedu-sedu, tak bisa makan, tak bisa tidur akibat kehilangan sahabatnya. Entah bagaimana, tiba-tiba—bak Catwoman dalam film Batman, arwah sang kucing merasuk ke tubuh Saras, dan…, masya Allah, dia mendadak berubah menjadi Saras 008!

Percaya atau tidak, suka atau tidak, serial Saras 008 karya sutradara Gusur Adhikarya kini telah menjadi pahlawan baru bagi anak-anak. Dengan kostum hitam-putih, pahlawan anak SMU yang punya julukan ”pahlawan kebajikan” ini menjadi tontonan ”wajib” anak-anak balita dan remaja tanggung. Apa boleh buat, serial yang diputar di stasiun televisi Indosiar setiap Selasa dan Kamis itu pernah meraih rating sampai 15. Artinya, jika angka rating mencapai dua digit, penontonnya lumayan banyak. Tetapi, menurut Kepala Humas Indosiar, Gufroni Sakaril, rating penonton serial ini cukup fluktuatif. Saat ini, menurut Gufroni, ratingnya mencapai 10 sampai 11.

Angka 008 pada ekor nama Saras itu tentu bukan sembarang comot atau meniru James Bond 007, tapi itu adalah nama sponsor utama serial ini. ”Program itu memang sengaja dibuat untuk menunjang brand image kami,” tutur Wibisono Hadiputro, Manajer Pemasaran PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo).

Serial yang sudah memasuki episode ke-98 ini memang terhitung berusia cukup panjang dibandingkan dengan, katakanlah, serial anak-anak lain seperti Keluarga Cemara. Kecuali Lenong Bocah (versi lama), serial anak-anak televisi memang punya napas pendek karena memang sulit untuk membetot perhatian anak-anak kecuali jika para kreator memiliki skenario bagus, visi jelas, dan pemain yang unggul.

Tetapi, apakah memang persyaratan itu yang dimiliki serial ini? Mari kita simak ceritanya dulu. Saraswati dulu diperankan oleh Dewi Cindiyana, lalu Devi Permatasari, kemudian diganti Peggy Perdianti adalah seorang anak kelas II SMU yang digambarkan agak kelaki-lakian, selalu mengenakan celana panjang, baret hitam, berkacamata, yangberkat bantuan ”arwah sang kucing kesayangan”—bisa berubah menjadi ”Saras 008″ yang berkostum senam hitam-putih, bertopeng, dan memiliki kemampuan mengalahkan lawan. Di bagian ini, penggemar serial kartun Sailormoon—yang mengetahui tokoh Usagi yang cengeng dengan kucingnya yang bisa berubah menjadi Sailormoon—pasti akan merasakan ”pengaruh” atau kebetulan persamaan antara kedua serial ini. Dan para penggemar Batman juga akan ingat bagaimana tokoh Selina (diperankan oleh Michelle Pfeiffer), yang kucing kesayangannya tewas itu, telah ”membantu” Selina berubah menjadi Catwoman, yang berkostum kulit ketat dan bertopeng. ”Saya pikir tidak ada orang yang murni tidak terpengaruh oleh apa yang dia baca dan dia lihat,” tutur Gusur.

Lalu, mari kita simak tokoh-tokoh lainnya. Ada Mas Yudhis (Dorman Borisman), detektif amatiran yang selalu mengenakan jas panjang bak detektif Amerika, Dick Tracy; ada Mister Blek (Johan Saimima), penjahat berusia 200 tahun berasal dari planet Crysmon yang berpenampilan serba hitam; ada Ratu Sinisi (Ery Puspitasari), musuh Saras 008 yang cantik dan ahli biologi. Seperti musuh Batman, Poison Ivy (diperankan Uma Thurman), si ahli biologi yang jahat, Ratu Sinisi yang cantik itu juga seorang ahli biologi yang selalu mengenakan kostum serba hijau. Lalu ada Bul Gombalgambul (Prety Asmara) dan Bil Gombalgambil (Bagus Endro), pasangan gendut-ceking kaki tangan Mister Blek yang selalu dimarahi karena sering melakukan kecerobohan dan lainnya.

Sederetan kawan dan lawan Saras yang memiliki karakter dan sejarah ini mungkin salah satu kekuatan serial ini. Mereka tampil dengan konsisten—karena anak-anak membutuhkan kontinuitas—dengan karakter yang unik dan mungkin lucu.

Tetapi, selebihnya, serial ini adalah sederetan kekonyolan yang seharusnya tak perlu terjadi. Misalnya, penggarapan yang terlalu pas-pasan sehingga film yang keinginannya tampil canggih ini akhirnya tampil seadanya; akting pemain yang sangat payah, kecuali Dorman Borisman yang tampil agak lumayan; dan penyuntingan yang kasar sehingga trik kamera masih terlihat nyata.

Salah satu episodenya, misalnya, memperlihatkan Saraswati yang sudah mulai ”jatuh cinta” dengan memperhatikan salah seorang anak lelaki di sekolahnya. Sebagaimana kisah-kisah remaja tanggung, fase seperti ini tentu menarik dan memang perlu digarap untuk memperlihatkan kewajaran bahwa Saras juga seorang remaja biasa. Namun, adegan Saras yang bolak-balik membuntuti sang pria—yang juga jago berkelahi—dengan meminta bantuan Mas Yudhis itu tampak bertele-tele, berpanjang-panjang tanpa fokus, dengan sudut pengambilan kamera yang datar dan monoton. Baik pemeran Saras maupun sang pria pujaan sama-sama tampil buruk.

Ini sebuah ironi melihat serial komik Saras 008, yang dibuat setelah suksesnya serial ini, tampil lebih enarik—meski secara artistik tentu masih kalah jauh dengan komik impor AS dan Jepang—dan juga ludes dilalap pembaca. Komik Saras 008, yang sudah mencapai serial kedua dan dicetak sebanyak 13.500 eksemplar, seperti diutarakan kreatornya, Gusur, tentu saja lebih mudah mewujudkan fantasi dan adegan sedahsyat apa pun tanpa harus memikirkan pelaksanaan teknis shooting. Itu memang menjadi masalah bagi serial televisi yang membutuhkan properti teknologi tinggi. Karena teknologi masih terbatas, visualisasi menjadi, maaf, agak norak. Akibatnya, skenario hebat, tanpa penunjang yang memadai, membuat visualisasi jadi kedodoran.

Tetapi, jika tujuan para kreator dan stasiun televisi itu hanya soal popularitas, ya, sudah. Tujuan itu sudah tercapai.

Saras 008 Episode 1

Saras 008

Saras 008 adalah sesosok jagoan yang sangat ngetop di masa kejayaannya yang merupakan awal dari masa reformasi. Diceritakan bahwa Saras 008 hadir ke dunia pada saat terjadinya huru-hara di Indonesia akibat kacau-balaunya pemerintahan Indonesia akibat masalah krisis moneter. Saras 008 merupakan seorang gadis belia yang masih berumur 17 tahun dan masih bersekolah di kelas 2 SMU. Ialah SARASWATI yang merupakan tokoh utama dibalik Saras 008. dia merupakan seorang gadis SMU yang bisa dibilang tidak mempunyai kelebihan apapun. Ia memiliki suara yang sumbar dan memiliki banyak jerawat diwajahnya, tomboy, dan cuek. Namun meski begitu ia memiliki jiwa social yang cukup tinggi.

Awalnya adalah saat kucing kesayangan milik Saras yang bernama KETTY mati. Dan ternyata setelah 40 hari kematian Ketty, Sesosok bayangan kucing menghampiri Saras dan tak lama kemudian kucing tersebut berubah menjadi sesosok wanita yang bisa dibilang cantik lah… setelah kedatangannya yang tiba-tiba itu. Ketty memberi suatu kekuatan pada Saras, dan sekejap Saras berubah wujud dan telah mengenakan kostum aneh berwarna putih-hitam yang melapisi seluruh tubuhnya dari leher hingga ujung kaki, juga memakai penutup mata yang berguna untuk menjaga identitasnya agar tidak diketahui oleh orang lain. Setelah itupun kini Saras jadi memiliki 9 nyawa dalam kehidupannya.

Setelah mengalami kejadian yang bisa dibilang cukup aneh dimalam itu awalnya Saras tidak terlalu peduli. Tapi lama-kelamaan akhirnya Saras tahu bahwa kekuatan itu diberikan untuknya agar ia dapat membela kebajikan dan untuk memerangi kejahatan. Saras bisa mendapatkan kekuatan tersebut dengan berubah wujud menjadi Saras 008 dengan cara berputar beberapa kali dan menyerukan kalimat Saras 008 secara lantang. Dan setelah itu ia berubah menjadi wujud yang lain yaitu sesosok wanita kucing yang memiliki kekuatan 100x lipat dari kekuatan Saras saat menjadi manusia biasa.





KEKUATAN TERPENDAM SARAS 008:


Saras merupakan gadis SMU biasa sampai akhirnya ia menjadi seorang wanita kucing. Dan setelah itu ia memiliki kekuatan yang lebih hebat bahkan 100x lipat dari tenaga awal Saraswati. Ia bisa mengeluarkan sinar laser dari matanya yang dapat melelehkan baja. Juga ia bisa mengeluarkan tenaga dalam dari tangannya yang bernama “Citra Biru Menggempur Langit” atau sebagainya karena ia memiliki nama-nama yang aneh. Gerakannya juga lincah seperti tupai, dan memiliki tendangan sekuat badai, dan dapat berlari secepat pesawat concorde. KATANYA…


KRONOLOGI AWAL SARAS 008 :


Inilah awal kebangkitan kembali dari pahlawan/jagoan yang ada di Indonesia. Dan juga merupakan awal dari timbulnya jagoan-jagoan modern di Indonesia. Karena setelah Saras 008 ada juga jagoan-jagoan yang tidak merupakan hasil timbangan dari jagoan-jagoan Indonesia di tahun 1980’an ke bawah. Yaitu, ada Panji manusia millennium, Putri Rubi (teman Panji manusia millennium), Milkyman ( teman Saras 008), Srikandi (modern), Rio penyelamat bumi, Gerhana, dan masih banyak lagi jagoan-jagoan ALAY lainnya.

Saras 008 hadir di pertengahan 1997, dengan mengenakan pakaian putih-hitam. Banyak yang cukup heran karena jarang-jarang ada jagoan berpenampilan seperti itu, karena Saras 008 mengenakan pakaian yang sangat tertutup, yang menutupi sekujur tubuhnya dari leher hingga ujung kaki. Banyak yang menyangka bahwa cerita ini hanyalah sinetron lewat yang akan tamat dalam episode yang sangat pendek. Tapi nyatanya banyak yang salah dengan asumsi ini, karena sinetron yang mengisahkan jagoan cewek yang sangat kuat ini baru selesai saat sudah melewati angka 3 tahun lebih.

Banyak pula yang menganggap bahwa tokoh dan karakteristik dari “Saras 008” ini merupakan cerita fiksi yang mengadopsi dari salah satu tokoh di DC COMICS, yaitu “Catwoman”. Hanya saja perbedaannya terjadi di pakaian. Yaitu Catwoman terlalu terbuka sedangkan Saras 008 terutup, namun tetap saja judulnya sama-sama manusia kucing. Dan tidak sedikit pula yang mengatakan bahwa cerita “Saras 008” ini hadir di Televisi untuk menyaingi popularitas dari Jagoan sexy dari negeri barat yang merupakan wanita lesbian yaitu “Xena The Princess Warrior” yang saat itu mendapatkan rating yang cukup tinggi kala Xena hadir di SCTV tiap hari Minggu itu.

Namun bedanya, Saras memiliki tenaga dalam yang bisa dibilang kurang masuk akal, sedangkan Xena menggunakan segenap keberanian dan tekad apinya yang membara untuk memerangi kejahatan. Buktinya Xena selalu menggunakan senjata andalannya yaitu cakramnya yang menjadi icon pada Xena. Ia selalu bisa menang dalam 6 season yang dijalani jagoan cantik nan sexy ini, walaupun ia sempat tewas beberapa kali, dan akhirnya Xena tewas dan berakhir hayatnya di tangan para bala tentara samurai Jepang. Xena tewas setelah kewalahan melawan ribuan tentara Jepang seorang diri, apalagi sebanyak lebih dari 5 anak panah tertancap di tubuhnya. Akhirnya kematian Xena pun tak terelakkan lagi dan akhirnya riwayat Xena habis oleh sebuah tebasan oleh sebilah samurai dari tentara Jepang. XENA TEWAS.

Kembali ke Saras 008. Awalnya musuh pertama dan juga merupakan musuh utama Saras adalah Mr. Blek. Mr. Blek selalu bisa dikalahkan oleh Saras, walaupun sesekali Saras juga sempat kalah dan bahkan tewas oleh Mr. Blek. Saras 008 pertama kali dapat dikalahkan oleh Astral yang merupakan polisi dari “planet Crysmon” yang juga merupakan tempat asal Mr. Blek. Astral ditugaskan untuk mengejar Mr. Blek yang kabur dari penjara yang ada di Planet Crysmon. Dan pada awal Astral datang ke bumi, ia sempat bertarung hebat dengan Saras 008 karena Saras 008 salah sangka dan menyangka bahwa Astral adalah teman dari Mr. Blek yang datang ke bumi untuk membunuhnya agar dapat menguasai dunia dengan manusia menjadi budaknya. Namun waktu itu Saras 008 yang kehabisan tenaga setelah melawan Mr. Blek malahan dihajar habis sampai babak belur oleh Astral, setelah itulah Astral baru menjelaskan pada Saras bahwa ia merupakan musuh dari Mr. Blek. Bahkan setelah Saras 008 dan Astral berhasil mengalahkan Mr. Blek untuk sementara waktu, Astral memberikan sesuatu untuk dipasang di sabuk Saras 008. dan ternyata sabuk itulah yang akan meberitahu keadaan Saras jika dalam kesulitan kepada Astral. Sabuk itu juga yang memberitahu saat Saras 008 dihajar sampai tak bisa berbuat apa-apa oleh para kurcaci dan saat Saras 008 dikurung di ruang tahanan dalam pesawat Mr. Blek.


Sepanjang awal serial ini berlangsung di INDOSIAR. Saras 008 bisa dibilang cukup membosankan karena alur cerita ini yang terbilang alot. Dikarenakan oleh factor yang sangat lumrah pada sinema-sinema jagoan, yaitu jagoan selalu kalah terlebih dahulu baru menang, tapi disini SARAS hamper bisa dikatakan selalu bisa mengakhiri semua pertarungan dengan kemenangan. Ibaratnya dalam 100 kali pertarungan Saras 008 hanya dapat terkalahkan selama 2 kali. Inilah factor yang membuat serial ini menjadi kurang seru bahkan tidak seru.

Dan menurut saya, pasti banyak dari fans Saras 008 yang ingin tayangan Saras 008 ditayangkan kembali. Namun dengan cerita yang berbeda dimana Saras 008 itu tidak selalu menjadi yang terkuat, karena pasti banyak fans Saras 008 yang saat menonton ingin sekali jika tokoh Saras 008 itu lebih baik kalah atau bahkan Tewas. Maka dari itu MaS Adra P. Daniel tolong tayangin lagi cerita itu dengan versi yang beda ya…..

Meski dikatakan bahwa Saras 008 memiliki kekuatan yang maha dahsyat ( seukuran manusia biasa dan bukan dibandingkan pada ALLAH swt. ). Tapi Saras juga memiliki kelemahan pada dirinya sendiri bahkan ia juga pernah dikalahkan 2 kali hanya oleh Bil & Bul. Dan yang paling tragis adalah saat dimana ia dibunuh oleh Mr. Blek sehingga Saras 008 tewas. Jadi saat itu Saraswati yang menyaksikan Mr. Blek sedang memancing kedatangan dirinya dengan cara mengobrak-abrikan kota , dan saat itu juga ia langsung berubah wujud menjadi Saras 008. dan laangsung terpental saat secara tiba-tiba ia langsung menyerang Mr. Blek dari belakang. Pasalnya waktu itu Mr. blek telah mendapat kekuatan yang super dahsyat sebelumnya setelah mendapat ramuan khusus dari Ratu Sinishi. Dan setelah itu Mr. blek sendiri malah menyuruh Saras 008 untuk menyerangnya, dan akhirnya tanpa piker panjang Saras 008 yang saat itu kesal karena merasa dirinya diremehkan oleh Mr. Blek langsung marah dan mencoba untuk terus-menerus menyerang Mr. Blek. Alhasil, tidak ada hasilnya sama sekali, dan Saras 008 hanya melakukan usaha yang sia-sia bahkan ia hanya membuat dirinya kehabisan tenaga dan termakan oleh kecerobohan dan kegegabahannya sendiri.


Setelah berhasil mengelabui Saras 008 sehingga tubuh Saras menjadi kehabisan tenaga akhirnya Mr. Blek memulai gilirannya untuk menghabisi Saras 008. hanya dengan sekali pukulan yang bisa dibilang tidak begitu keras, Saras sampai terpental hingga merobohkan tembok gedung. Setelah itu akhirnya Mr. Blek makin membuat Saras 008 kewalahan sampai sekujur tubuhnya terluka akibat serangan laser tenaga dalam dari Mr. Blek juga benturan-benturan yang disebabkan oleh Mr. Blek kepadanya yang membuat tingkat penglihatan dan kesadarannya makin berkurang. Dan pada akhirnya kebodohan Saras 008 timbul saat kembali terpancing oleh Mr. Blek untuk mengikutinya pergi keatas gedung. Disanalah akhir dari kisah Saras 008 yang mengenakan kostum putih-hitam. Disanalah titik akhir dari kesadaran, kekuatan, dan tenaga Saras 008. saat diatas sana Saras 008 benar-benar kalah telak secara tragis. Padahal diatas sana Mr. Blek hanya menyentuhnya beberapa kali namun akhirnya langkahnya terhenti dan terjerabab dibawah kaki Mr. Blek. Dan saat itu juga Mr. Blek tertawa kegirangan atas kemenangannya. Setelah itu tubuh Saras 008 yang sudah terkapar dan tak memiliki kekuatan lagi dilempar olehnya dari atas gedung dan jatuh ditumpukan kardus-kardus bekas dan tumpukan sampah. Setelah itu Mr. Blek pergi dan tubuh Saras tergeletak sendiri sampai akhirnya Milkyman datang mengangkutnya ke markas dewi andeng-andeng.

Lalu berselang jauh setelah kejadian naas tersebut Saras 008 juga kembali mengalami kekalahan yang bisa dibilang hamper sama dengan yang pertama. Di sini dikatakan bahwa mr. blek telah mendapat kembali kekuatan terpendam yang ada dalam dirinya, kemudian menantang Saras 008 untuk bertarung melawannya didalam hutan. Setelah itu Saras 008 malah dihajar habis-habisan. Malah bisa dibilang tak dapat mengimbangi kekuatan mr. blek sama sekali. Karena berkali-kali saras 008 diserang begitu saja… lalu pada akhirnya Saras008 pun harus menerima kekalahan telaknya atas Mr. Blek setelah beberapa kali menerima benturan yang sangat keras karena berkali-kali pula ia dibenturkan ke pohon-pohon yang ada disana hingga terkapar. Akhirnya Saras 008 kembali kehilangan nyawanya setelah itu.

Ketika Teror Mr. Blek mengancam Saras 008

Suatu ketika Saras merasa sedng berada di suatu tempat yang asing bagi dirinya... ia sedang berada di suatu kapal pesiar yang megah... ia heran karena ia belum pernah sekalipun awalnya menaii kapal tsb. iapun mencoba menyusuri kapal tsb. dan dia mendapati bahwa nama kapal pesiar tsb. adalah R.M.S INDISCHELAND ... ia tak begitu mempedulikan nama tsb. yang terpenting bagi dia . dia dapat mnemui seseoang dan pergi dari kapal yang tak ia ketahui asal-usulnya... namun seketika ia merasa ada sepasang mata yang terus mmperhatikan dirinya. ia pun sekejap berdiri terpaku di depan dek kapal , seseorang menghampirinya, ternyata ia juga seorang berkewarnegaraan Indonesia, Saras berkenalan dengan dirinya,, dan ia memberitahu bahwa ia bernama Sulis. ia bekerja di kapal tsb. sebagai salah satu awak kapal disitu,, dia mengatakan bahwa kapal tsb. berangkat dari Sydney menuju ke Jakarta.

ternyata Sulis merupakan orang yang baik menurut Saras,,, perjlanan dari Sydney menuju Jakarta memakan waktu sekitar 1 minggu. namun Saras mendapat servix yang memuaskan dari awak kapal tsb. ia memberikan sebuah kamar yang masih kosong kepada Saras, tanpa rasa curiga, saras menerima tawaran tsb. daan pada malam harinya saras kembali menuju ke dek kapal, kalii inipun sulis kembali datang menemui saras untuk kali kedua.. mereka pun terlihat begitu akrab, sampai saras kembali teringt kalau ia lupa bagaimana ia bisa sampai di tempat tsb. dan ia menceritakan hal tsb. kepada sulis. dan sulis langsung tertawa dan mengatakan pada saras kalau memang tadi sempat adanya guncangan di kapal tsb. dan mungkin seketika kepala saras terbentur dan kehilangan beberapa ingatan tentang dirinya. Saras hanya mengiyakan pendapat tsb. dan terus bingung terhadap dirinya , karena hanya sebab apa dia ada di kapal ini yang ia tidak ketahui.

malam pun berakhir, saat itu tepat pukul 7 pagi, saras terbangun dari tidurnya,,, ia mendapati dirinya hanya mengenakan bra dalam tidurnya karena bbetapa panasnya suhu pada malam itu.. setelah itu ia pun langsung mandi ,, saat baru melepaskan seluruh pakaian yang menempel di sekujur tubuhnya,, ia kembali mendapati kapal tsb. terkena guncangan. ia pun sangat cemas karena ia baru akan mandi, , seketika itu ia mendengar kegaduhan dari luar yang mengatakan... "dia kembali,,, monster laut itu ada lagi"... Saras pun seketika memakai pakaiannya dengan cepat, dan langsung berubah menjadi Saras 008,,, ia keluar dan melihat bahwa monster yang berukuran cukup besar sedang mencoba menghancurkan kapal tsb. dan telah menghancurkan lambung kaapal tsb.

Saras mencoba tuk menghadapi monster tsb. dengan harapan kosong dan percaya bahwa Saras tak akan menaang melawan monster tsb. para penumpang tetap menyemangati saras dan berdoa agar Saras bisa memenangi pertarungan tsb... dan perkiraan mereka semua benar, Saras kewalahan menghadapi monster tsb. .. dan tanpa disadari kapal itu makin tenggelam,,, selama Saras menghadapi monster tsb. para awak pun mencoba tuk menyelamatkan para penumpang dengan menurunkan sekoci penyelamat tuk menyelamatkan lebih dari 1000 jiwa yang terancam. akhirnya sekocipun masih kurang dan juga masih banyak terdapat penumpang yang terjebak di dalam kapal.

Setelah mendpatkan sebuah serangan yang keras dari ekor sang monster Saras terlempaR HINGGA menembus tubuh kapal dan masuk di ruang tengah dan melihat banyak orang yang ketakutaN DI DALAM RUANGAN tsb. Saras merasa tak berdaya dan tak bisa berbuat banyak untuk mereka... namun ia tetap mencoba untuk membuka pintu yang tak sengaja terkunci oleh guncangan yang tadi terjadi,,, setelah itu Saras berhasil membukanya ,,, orang-orang itu terlambat namun ada seorang ibu yang masih terkapar pingsan. dan Saras mencoba untuk menyellMAtkan wanita tsb. namun saat ingin menyelamatkan wanita tsb. air sudah membanjiri ruangan tsb. dan yang paling mengesalkan adalah saat saras sampai kepada wanita tsb, ternyata dibalik tudung wanita tsb. tersenbunyi wajah MR. Blek yang sekejap membuat Saras terpaku,, setelah tertawa terbahak-bahak ... Mr. Blek menghilang dan seketika Saras langsung mncoba tuk melarikn diri,, naMUN SUDAh terlambat,,, air sudah menutupi semua jalan keluar untuk dilalui oleh Saras 008,, airpun menenggelamkan Saras 008 dalam kegelapan laut yang dalam namun Saras tak mau menyerah ,, ia tetap berusaha hingga kekuatan terakhirnya , namun ia tetap tak berhasil meloloskan diri dan kehabisan napasnya dalam ruangan tsb. ia pun terapung dalam ruangan tsb... namun...

Sebuah benturan berhasil membuat Saras tersadar kembali ... entah kenapa ia tiba-tiba berada di dalam kelasnya di kelas XII IPA-3 yang menjadi pemandangan sehari-hari saras. namun saras heran karena ia merasa baru saja berada di sebuah kapal yang baru saja tenggelam bersama dirinya yang tak dapat menyelamatkan diri itu. dalam sekejap ia tersadar bahwa benturan tadi berasal dari seorang guru yang kesal karena melihat saras tertidur dalam kelas. "apa itu tadi hanya mimpi? kurasa tak ada mimpi yang begitu nyata seperti tadi?" saras berbicara pada batinnya. namun apa boleh dikata ia memang tertidur di dalam kelas tsb.

Jam istirahat tiba, para murid kebanyakan langsung pergi ke kantin, saras yang sendiri kala itu terusik oleh kedatangan seorang pria bernama Daniel, karena ttidak biasanya daniel berbicara dengan saras, mereka asyik mengobrol sampai akhirnya mereka berhenti kala bel tanda berakhirnyaa istirahat berbunyi. Daniel kembali ke tempat duduknya dan pelajaran setelah itupun berlanjut. Saras masih binngung kenapa tiba-tiba ia berada di dalam kelas... lagipula mengapa juga harus ada MR. BLEK di dalam kapal tsb.

akhirnya, bel akhir pelajaran dibunyikan dan seketika Daniel kembali mendatangi Saras dan mengajaknya untuk pergi berdua pada malam minggu nanti ke sebuah tempat yang telah di pesan olehnya, dan saras harus berdandan secantik mungkin pada malam itu . nah sore itu saras berjalan menyusuri jalan yang sepi di daerah perumahan nya. dan tiba-tiba sekelompok monster misterius menghinggapinya. mereka berjumlah 3 ekor. Saras kontan langsung berubah menjadi Saras 008, dan ternyata Saras dapaat mengalahkan mereka satu persatu. namun pada akhirnya salah satu dari mereka menangkap kaki saras saat saras sedang lengah dan akhirnya saras pun dihajar habis-habisan sampai babak belur, namun ia masih mempunyai kekuatan, dan ia gunakan untuk melarikan diri, meski terus terkejjar oleh para mutant tsb. tapi akhirnya saras 008 dapat meloloskan diri. Saras 008 yang sudah babak belur tsb. akhirnya terjerebab di tanah dan pingsan sampai ia siuman ia telah ada di dalam kediamannya, untungnya ia telah berubah menjadi manusia biasa lagi...

keesokan harinya saras tak masuk sekolah, Daniel yang heran menanyakannya pada Rista ,,, dan Daniel langsung khawatir setelah mendengar bahwa Saras babak belur dan sekarang sedang dirawat di rumahnya.

setelah pulang sekolah Daniel langsung pergi ke rumah saras untuk menjenguknya, kebetulan saras sedang sendirian, akhirnya niat baik Daniel menjadi sedikit melenceng, Daniel datang dan langsung menyuguhi saras dengan segenggam bunga lalu saras memberitahukan bahwa dia akan baik-baik saja dan menyuruh Daniel agar tak usah khawatir, dalam kamar itu mereka hanya berdua , ditambah lagi saras yang sakit hanya memakai pakaian kubahan tanpa bra agar ta gerah, membuat Daniel semakin menginginkannya. sekejap akal bulus Daniel berjalan ia menawarkan segelas air berwarna yang sudah ia campur dengan obat perangsang, dan saras pun meminumnya.

Sekejap badan saras langsung menjadi panas dan sesegera daniel langsung memeluknya dan melakukan aksinya. merekapun akhirnya bermain ******* di atas ranjang saras , anton menikmati itu karena tubuh saras yang begitu sexi pada malam itu. saras pun menikmati malam tsb. sampai pada pukul 2 dini hari daniel terbangun dan karena tak mau ketahuan atas tindakan nya tsb. ia bermaksud untuk membunuh saras, ia ke dapur dan menuju kembali ke kamar dengan membawa sebilah pisau . namun saat melihat ke kasur ternyata saras tak ada disana. ia kaget dan saat melihat ke aarah belakng ternyata Saras 008 telah menantinya, dia pun mencoba untuk membunuh saras 008 dan ternyata malahan daniel yang akhirnya dapat dituntaskan oleh saras 008.

setelah mengikat si daniel ... saras kembali tertidur di atas ranjangnya. setelah pulas tertidur .... MR. BLEK muncul disana dan menghapus ingatan saras tentang hal tadi dan daniel dilepaskan ingatannya, setelah kejadian tsb. ternyta daniel setuju untuk menjadi kaki tangan dari MR. BLEK. selanjutnya keesokannya hari-hari berjalan sesperti biasa bagi Saras ,, sampai datng hari sabtu yang telah dinanti-nantikan oleh daniel. mata sarass ditutup dengan sseutass kain dan dibwa oleh danieel ke suatu tempat...

BERSAMBUNG...

Sumber : http://ceritasuperhero.blogspot.com/
http://bluizzy.wordpress.com

Baca Selengkapnya..

Monday, November 12, 2012

Kembangkan Kearifan Lokal Lewat Youtube


JAKARTA - Siapa bilang kehadiran teknologi yang semakin canggih hanya bisa membawa imbas negatif bagi kebudayaan lokal? Padahal, keberadaan teknologi ini justru dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan kearifan lokal ke tingkat global.
Demikian diungkapkan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Muhammad Sukron dalam 1st International Conference on Media, Communication and Culture. Pada seminar bertajuk “Rethingking Multiculturalism: Media in Multicultural Society” itu, dia menyatakan, media baru seperti Youtube bisa menjadi sarana promosi kebudayaan masyarakat lokal untuk menarik turis mancanegara.

“Seperti yang terjadi di Dieng dalam mempromosikan kearifan lokalnya dalam “Dieng Culture Festival” melalui Youtube. Promosi tersebut membuat pengunjung, baik dalam negeri maupun luar negeri, bertambah,” tutur Sukron, seperti disitat dari situs UMY, Senin (12/11/2012).

Sukron menjelaskan, Dieng Culture Festival adalah serangkian acara seni lokal yang di dalamnya terdapat ritual pemotongan rambut gimbal yang diadakan secara massal. Sebelumnya, pemotongan terhadap anak berambut gimbal bisa terjadi kapan saja. Namun pada 2010, ritual itu dikemas secara sedemikian rupa untuk menarik media dengan skala internasional.

“Hal ini berdampak pada pengembangan budaya lokal dan peningkatan ekonomi daerah. Tentunya, kemajuan itu merupakan peran dari hadirnya media baru yang dapat membantu masyarakat dalam menumbuhkembangkan kearifan lokal,” imbuhnya.

Dalam presentasinya Syukron juga memaparkan keberhasilan Dieng mempromosikan kearifan lokal melalui Youtube. Penduduk Dieng tidak tergerus oleh hadirnya teknologi canggih, namun dengan teknologi itu justru mampu memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkembang dan mampu memnunjukkan identitas mereka.

“Salah satunya mereka mampu menunjukkan, anak-anak yang berambut gimbal di Dieng adalah penggemar Bob Marley dan pecinta musik regae. Mereka memiliki cerita masing-masing dan telah menjadi kearifan daerah itu,” tuturnya.
(mrg)

Sumber
Baca Selengkapnya..

Saturday, November 3, 2012

Gamelan Menjadi Kurikulum Sekolah Di New Zealand, Singapura, Jepang Dan AS



Ketika kita berbicara mengenai seni dan budaya di Indonesia, maka kita akan teringat dengan satu kesenian musik yang kita kenal dengan kesenian gamelan. Seni gamelan di Indonesia berkembang di beberapa tempat di nusantara khususnya jawa dan sekitarnya seperti Jawa, Sunda, Bali, Bugis dan lainnya. Belum ada kejelasan tentang sejarah asal-usul munculnya gamelan. Diperkirakan kesenian ini berrkembangan sejak orang-orang membuat kentongan, rebab, gesekan tali atau bambu tipis yang bernada, hingga akhirnya dikenal alat musik dari logam.

Kesenian musik gamelan terus berkembang dengan pesat. Hingga pada perkembangan selanjutnya kesenian musik ini dipakai untuk mengiringi pagelaran wayang, dan tarian. Barulah pada beberapa waktu sesudahnya berdiri sebagai musik sendiri dan dilengkapi dengan suara para sinden.
Saat ini seni musik gamelan tidak hanya berkembang di Indonesia tetapi juga diminati masyarakat mancanegara. Ternyata, seni gamelan di negara barat tidak hanya dijadikan sebagai inspirasi untuk mengembangkan musik-musik barat, tetapi juga diajarkan ke berbagai organisasi dan lembaga bahkan di penjara-penjara seperti di Inggris. Para seniman barat mulai berpikir untuk mengembangkan suatu seni sebagai tradisi untuk mencari jati diri bangsa. Untuk itu tidak mengherankan kalau para musikus barat dalam mencari jati dirinya banyak yang berpaling ke budaya timur yang masih asli.
Bahkan, Gamelan Menjadi Kurikulum Sekolah Di New Zealand, Singapura, Jepang dan Amerika Serikat. Di New Zeland, gamelan menjadi kurikulum tetap New Zealand School of Music (NZSM) special Indonesian Gamelan. Di Singapura Gamelan dijadikan sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar. Sementara di Amerika Gamelan Jawa sudah terkenal di berbagai Universitas unggulan, seperti di Berkley, San Jose University, Lewis and Clark College, Michigan dll. Di jepang gamelan juga sudah menjadi media ajar di berbagai universitas.

Gamelan sungguh telah menularkan keelokan irama yang mendalam bagi masyarakat dunia. Tak ayal jika gamelan kini dapat dijumpai dimana-mana. Bahkan konon katanya, di Amerika Serikat (AS) ada 500 perangkat gamelan lebih, di Ingris, Jepang ada sekitar 100 perangkat gamelan dan ada di Australia, Jerman, perancis dan bahkan di Singapura hampir tiap Sekolah Dasar memiliki gamelan.

Sumber

Baca Selengkapnya..

Sunday, October 21, 2012

Pembuat Wayang Suket di Purbalingga Kian Langka


Seorang anak memainkan wayang suket hasil karya Badriyanto, warga Desa Wlahar Rembang Purbalingga. Wayang suket merupakan hasil karya Almarhum Mbah Gepuk yang pernah populer tahun 1990-an. Dibuat dari Suket atau Rumput Kasuran yang hanya tumbuh di bulan Sura dalam penanggalan Jawa. Kini hanya dua orang yang bisa membuat wayang dengan tingkat kesulitan tinggi ini.

SELAMA ini orang lebih banyak mengenal jenis wayang yaitu wayang kulit, wayang orang ataupun wayang golek. Namun wayang yang dibuat oleh Badriyanto, warga Wlahar, Rembang, Purbalingga terbilang unik.

Badriyanto membuat wayang dengan bahan baku 'suket' (rumput-red) yang dianyam dan ditata sedemikian rupa hingga bentuknya menyerupai wayang kulit. Ukurannya pun tak jauh beda dari wayang kulit.

Menurut Badriyanto, rumput yang digunakan untuk membuat wayang suket merupakan rumput khusus yang hanya tumbuh ketika bulan sura. Orang-orang menyebut rumput tersebut sebagai 'Rumput Kasuran'.

"Kalau mau membuat wayang suket harus memakai rumput kasuran, sebenarnya bisa memakai jenis rumput yang lain tapi hasilnya tidak bagus dan tidak tahan lama," kata Badriyanto. (Susilo Wahid)

Sebelum digunakan, menurut Badriyanto rumput tersebut harus direndam dalam air hingga setelah layu. Setelah itu, rumput dipukul-pukul (gepuk) agar pipih dan layu.

Baru setelah layu bisa dianyam dengan bentuk sesuai tokoh wayang. Butuh keahlian ekstra untuk dapat menganyam rumput tersebut hingga berbentuk wayang.

Proses pembuatan wayang sendiri bervariasi, antara tiga hingga satu minggu untuk satu tokoh wayang tergantung tingkat detail wayang.

"Kalau tokoh-tokoh yang sederhana bisa selesai dalam tiga hari, kalau tokohnya rumit seperti 'Bathara Guru' bisa lebih lama," katanya.

Untuk satu buah wayang suket, Badriyanto menghargainya sebesar 250 ribu rupiah. Hingga saat ini sudah cukup banyak seniman dalam dan luar negeri yang memesan wayang suket kepada Badriyanto.

Banyak pihak yang mengatakan bahwa Badriyanto adalah generasi terakhir yang masih bisa membuat wayang suket. Saat ini tidak ada yang bisa membuat wayang suket di Purbalingga kecuali Badriyanto sendiri.

Menurut Badriyanto, ia belajar membuat wayang suket dari kakeknya yang bernama Kasan Wikrama atau sering dipanggil Mbah Gepuk. Konon, Mbah Gepuklah yang menciptakan wayang suket di Purbalingga.

"Saya dulu diajari eyang saya waktu saya masih sekolah," kata Badriyanto.

Badriyanto mengatakan, dahulu ia belajar membuat wayang suket setelah ia pulang sekolah. Saat itu ia hanya diajari selama satu minggu, selanjutnya ia belajar sendiri.

"Saya diajari kakek cuma satu minggu, untuk bisa membuat wayang suket yang sempurna, saya butuh dua tahun untuk belajar," tambah Badriyanto,

Sementara itu ayah Badriyanto, Ali Sunarto mengaku bahwa kemampuan membuat wayang suket tersebut tidak diturunkan kepadanya. Sehari-hari ia bekerja sebagai tukang batu.

"Sepertinya ayah saya (Mbah Gepuk-red) memang mewariskan kemampuan membuat wayang suket kepada Badriyanto, bukan saya," kata Ali.

Untuk saat ini, Badriyanto hanya ingin terus berkarya dan terus mengembangkan karya seni warisan kakeknya itu. Menurutnya, sudah selayaknya, sebagai warisan sejarah, wayang suket harus terus dilestarikan agar tidak punah nantinya.

Sumber: http://jogja.tribunnews.com/2012/07/...ga-kian-langka

Baca Selengkapnya..

Thursday, August 9, 2012

SAVE ROHINGNYA - Genosida Muslim Rohingnya




Diskriminasi yang dialami Muslim Rohingya tidak terlepas dari Islam phobia yang melanda Barat pasca peledakan gedung WTC 11 September 2001. Disamping itu, Samuel Hungtington dalam bukunya Clash of Civilation menjelaskan bahwa pasca Perang Dingin musuh Barat bukan lagi komunis tetapi Islam. Kondisi ini memicu Barat skeptis tentang Islam. Dengan demikian, fakta ini memperjelas mengapa negara-negara Barat yang selalu menjujung tinggi nilai-nilai HAM sangat lambat beraksi dan cenderung tidak perduli terhadap kasus genosida Muslim Rohingya di Myanmar.

Pertemuan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dengan Presiden Myanmar membicarakan reformasi politik tidak menyentuh warga Musim Rohingya yang selama ini mengalami diskriminasi oleh Pemerintah Myanmar. Berdasarkan laporan lembaga indipenden berbasis di Inggris menyebutkan bahwa sejak berlangsungnya konflik 10 s/d 28 Juni 2012 sedikitnya 650 warga etnis Rohingya tewas, disamping itu sekitar 1200 warga dinyatakan hilang dan 50 ribu warga kehilangan tempat tingal (repubika.co.id).
Realitas ini menunjukan pembantaian Muslim Rohingya bukan hanya konflik sektarian semata, namun sudah mengarah pada genosida. Kondisi ini tidak mengherankan sebuah LSM kesehatan asal Prancis Medicines san Frontiers menepatkan Muslim Rohingya salah satu dari 10 etnis di dunia yang berada dalam bahaya kepunahan.
Politik Xenofobia yang diterapkan Pemerintah Myanmar pasca jatuhnya Un Nu yang digantikan Jendra Ne Win 1962 dengan tidak mengakui keberadaan Muslim Rohingya bagian dari warga negara Myanmar. Selama 50 tahun Muslim Rohingya mengalami serangkaian pembantaian, pembakaran, penjarahan, pembatasan kelahiran, dan penangkapan yang berangsung secara massif menyebabkan eksodus besar-besaran setiap tahunnya.
Ironisnya, pemerintah Myanmar telah melakukan pembiaran bahkan cendrung berpihak pada etnis Arakan yang beragama Budha. Disamping itu, reaksi masyarakat internasional pun menganggap Muslim Rohingya merupakan masalah dalam negeri Myanmar menyebabkan lembaga-lembaga internasional, seperti: PBB dan ASEAN tidak mampu menghentikan diskriminasi yang dialami Muslim Rohingya.

Diskriminasi Pemerintah
Menurut data resmi pemerintah Myanmar, warga Muslim mencapai 5 persen dari 50 juta total penduduknya. Sebelum dan sesudah Kemerdekaan Myanmar 1960, Umat Islam tersebar di setiap kota. Akibat dari Myanmarnisasi yang diterapkan Pemerintah Myanmar 1962, menyebabkan umat Islam hanya tersisa di 7 kota Arakan, yaitu: Sittwe, Thandue, Kyaw Taw, Kyaw Pyu, Rathedang, Buthudang, dan Mangdow.
Secara histories Muslim Rohingya yang beragama Islam merupakan keturunan etnis Bangali (Bangladesh), sehingga pemerintah Myanmar tidak mengakui mereka sebagai etnis minoritas. Akibatnya, Muslim Rohingya mengalami diskriminasi dari semua aspek kehidupan. Dimana, kekerasan yang dialami Muslim Rohingya seolah tidak berujung, bahkan etnis Budha Arakan menyebutnya sebagai ‘teroris penjajah’, ikon yang dilebelkan Barat terutama Amerika untuk mengdistorsi Umat Islam dengan kata ‘teroris’.
Keberpihakan pemerintah Myanmar terhadap etnis Budha Arakan dengan melakukan pembiaran terhadap Muslim Rohingya Hal ini bisa dilihat kasus tanggal 3 Juni 1912, dimana 10 orang Jamaah Tabligh dibunuh dengan kejam. Dimana, kasus yang menimpa Muslim Rohingya tidak dilaporkan oleh media massa lokal maupun internasional secara serius yang mengakibatkan pembantaian terus menerus berlangsung tanpa prikemanusian. Ironisnya lagi, media massa Myanmar yang pro Rakhine melakukan propkasi mengambarkan Muslim Rohingya telah melakukan teror dengan melakukan pembunuhan dan membakaran rumah-rumah etnis Budha Arakan yang mengakibatkan pembantaian secara sadis yang mengarah pada genosida.
Muslim Rohingya merupakan minoritas terbesar dan diakui keberdaannya sebelum dan awal Kemerdekaan Myanmar. Sejalan dengan perkembangan politik, dimana Pemerintah Myanmar menerapkan politik xenophobia dan Myanmarnisasi jumlah Muslim Rohingya mengalami penurunan akibat dari kekerasan yang dialami. Disamping itu, ketidakpastian hidup yang dialami menyebabkan terjadinya eksodus ke luar negeri, menurut Badan Pengungsi PBB ada sekitar 600 000 Muslim Rohingya berada di Arab Saudi, terdapat 500 000 orang di Pakistan, ada 500 000 orang di Bangladesh, dan 30 000 orang di Malaysia.
Pasca kerusuhan 3 Juni, kehidupan Muslim Rohinya sangat memprihatinkan dimana mereka setiap saat dapat menjadi sasaran kekerasan etnis Budha Rekhine yang didukung pasukan ‘keamanan’ Rakhine. Pasca kerusuhan tidak ada penampungan bagi pengungsi Muslim Rohinya. Ironisnya, reaksi internasional terutama negara-negara Barat yang menagungkan Hak Asasi Manusia (HAM) tidak beraksi.

Reaksi Internasional
Reaksi masyarakat internasional terhadap genosida pada Muslim Rohingya sangat lambat bahkan cendrung terjadi pembiaran. Dimana, lembaga-lembaga internasional dan negara-negara yang selama ini mengagung-agungkan HAM dalam hubungan luar negerinya tidak memberikan tekanan politik dan ekonomi kepada Pemerintah Myanmar yang memiliki otoritas tertingi dalam melindungi warga negaranya.
Sehingga, pembantaian terhadap Muslim Rohingya terus menerus berlangsung selama bertahun-tahun. Realitas ini sangat berbeda jika masalah ini terjadi pada warga Yahudi, satu saja menjadi korban maka organisasi intenasional seperti PBB dan negara-negara Barat terutama Amerika akan bereaksi dengan cepat untuk mnghentikan dan mengambil tindakan atas nama HAM. Hal ini membuktikan Barat telah melakukan standar ganda dalam penerapan HAM.
Diskriminasi yang dialami Muslim Rohingya tidak terlepas dari Islam phobia yang melanda Barat pasca peledakan gedung WTC 11 September 2001. Disamping itu, Samuel Hungtington dalam bukunya Clash of Civilation menjelaskan bahwa pasca Perang Dingin musuh Barat bukan lagi komunis tetapi Islam. Kondisi ini memicu Barat skeptis tentang Islam. Dengan demikian, fakta ini memperjelas mengapa negara-negara Barat yang selalu menjujung tinggi nilai-nilai HAM sangat lambat beraksi dan cenderung tidak perduli terhadap kasus genosida Muslim Rohingya di Myanmar. Akibatnya, Muslim Rohingya yang menjadi minoritas akan menjadi target sasaran pembantaian, sebagaimana yang terjadi 10 Juni 2012 terjadi Martial Law yang merupakan tragedi genosida Muslim Rohingya.
Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam tidak bersikap tegas terhadap Pemerintah Myanmar yang telah melakukan pembiaran terhadap pembantaian Muslim Rohinga oleh etnis Budha Arakan. Sikap ini tentunya bertentangan dengan Politik Luar Negeri Indonesia yang bebas dan aktif yang menjunjung tinggi nilai-nilai HAM dalam pergaulan internasional. Kondisi ini sangat berbeda dengan Pemerintahan Iran yang secara tegas meminta kepada Pemerintah Myanmar untuk segera meyelesaikan masalah pembantai Muslim Rohinya.
Sikap yang ditunjungkan Pemerintahan Administrasi Susilo Bambang Yudhoyon sangat disayangkan, sebagai negara yang memiliki pengaruh di ASEAN hanya memilih diam dengan dalih ‘ non intervention’ yang merupakan asas yang dipegang teguh negara-negara anggota ASEAN untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri-negeri masing-masing. Namun, melihat fakta yang ada pembantaian Muslim Rohingya sudah mengarah politik genosida, maka sepatutnya Pemerintahan SBY perlu pro aktif untuk bertindak sebagaimana tuntunan organisasi-organisasi Islam di Indonesia untuk mengutuk keras praktek genosida terhadap Muslim Rohingya.****

Oleh:
Aspiannor Masrie
Dosen Jurusan Ilmu Hubungan Internasiona Fisip Unhas

Sumber : Tribun

Baca Selengkapnya..

Thursday, December 15, 2011

Budaya Menyontek


Bukan bermaksud munafik, kata orang "mungkin semua orang sudah pernah menyontek" itu bukan kata yang baik seharusnya namun sudah menjadi biasa karena mencontek di Indonesia sudah seperti menjadi budaya, betapa memprihatinkan ini seharusnya?

Jika kita sudah mengerti keburukan hal ini minimal kita herus mencoba untuk memerangi hal ini mulai pada diri kita sendiri, karena jika ini menjadi kebiasaan maka seseorang akan selalu terbiasa tidak jujur dalam menjalani apapun dan bukan tidak mungkin orang itu akan melakukan KORUPSI yang menjadi masalah besar di negara kita ini, oleh karena itu mulai dari diri kita sendiri dan mulai detik ini kita harus mencoba jujur dalam melakukan apapun, walaupun itu berat betapa mulianya kita bisa berkata apa adanya.

Bayangkan jika semua orang jujur dalam menghadapi apapun, betapa harmonisnya kehidupan di dunia ini,

Yakinlah pada kemampuanmu sendiri, dan lakukan semaksimal yang kamu bisa, dan anda akan menerima hasil yang sangat memuaskan karena anda sudah jujur, dan hal itulah yang terbaik untuk anda !
jangan sampai anda mencapai kesuksesan dari kebohongan dan dari pekerjaan orang lain yang akan mengotori kesuksesanmu di hari esok !

KLIK DISINI UNTUK MENDUKUNG BLOG INI
Baca Selengkapnya..