Showing posts with label Go Green. Show all posts
Showing posts with label Go Green. Show all posts
Thursday, September 22, 2016
BURGREENS ; Junkfood sehat dan bersahaja
Junkfood yang sudah mempunyai citra buruk di masyarakat karena menomorduakan penggunaan bahan yang sehat diputar balikan oleh Max Madias dan Helga Angelina, partner bisnis sekaligus pasangan suami-istri pemilik BURGREENS; Restoran Burger dengan konsep healty, green, dan organic. Berawal dari keinginan kuat untuk hidup sehat dan kecintaannya pada makanan sehat Max dan Helga membuat binis makanan vegetarian dengan nama BURGREENS, BURGER dan GREENS, bukan Burger yang hijau namun Burger yang sehat karena hijau adalah perwakilan dari alam, dan alam adalah sumber bahan organik yang sungguh alami serta sumber sehat umat manusia. Semua menu makanan dan minuman nabati yang disediakan di BURGREENS mempunyai rasa yang tak kalah dengan menu-menu hewani,dan tentu saja menyehatkan karena Nutrisi dan protein dalam setiap menunya dipertimbangkan sesuai kebutuhan tubuh manusia agar mendapatkan manfaat dan gizi makanan yang seimbang. Menu yang ditawarkan pun berfariasi, Burger tetapi berbahan dasar organik, Steak dari mushroom, Nasi Goreng, Jejamuran, dan aneka minuman buah-buahan.
Baca Selengkapnya..
Thursday, September 15, 2016
Sustainable Design
Sustainable design adalah reaksi umum untuk krisis lingkungan global, pertumbuhan pesat kegiatan ekonomi dan populasi manusia, deplesi sumber daya alam, kerusakan ekosistem dan hilangnya keanekaragaman hayati. Jadi, sustainability atau berkelanjutan disini adalah konsep tentang keterkaitan lingkungan, ekonomi, dan keadilan sosial, suatu perjalanan, sebuah jalan ke depan, untuk menunjukan tanggung jawab untuk warisan masa depan kita, demi hidup yang lebih baik bagi keturunan kita. Apa yang dapat kita perbuat untuk masa depan bumi yang lebih baik.
Baca Selengkapnya..
Friday, December 14, 2012
Keluarga Ini Bisa Lama Bertahan Hidup Tanpa Plastik
Bisakah Anda membayangkan hidup tanpa plastik
Itu berarti tidak ada komputer, tidak ada ponsel, dan beberapa barang lain yang menjadi kebutuhan dasar kita. Memang kedengarannya mustahil di zaman seperti sekarang ini, tapi ada sebuah keluarga di Austria yang mampu melakukannya. Sandra Krautwaschl, yang tinggal di desa dekat Graz, Austria, baru-baru ini menulis sebuah buku yang berjudul “Plastickfrei Zone” (Zona Bebas Plastik) yang menceritakan kehidupan dirinya dan keluarganya tanpa adanya plastik.
Semua berawal pada tahun 2009, saat Sandra dan keluarganya sedang berlibur ke Kroasia. Saat itu Sandra terkejut mendengar ketiga anaknya terus menanyakan dari mana asal sampah yang ada di pantai tempat mereka berlibur. Hal ini membuat Sandra berpikir lebih dalam tentang bagaimana plastik bisa berpengaruh pada lingkungan. Meskipun proses daur ulang bekerja dengan baik di Austria, namun proses itu tidak sebaik di negara lain. Proses daur ulang di Austria justru akan mencemari lingkungan akibat limbah yang dibuang oleh proses daur ulang tersebut. Kemudian wanita yang berprofesi sebagai ahli terapi fisik berumur 40 tahun itu menyadari selama kita masih menggunakan produk plastik, maka kita turut serta dalam merusak lingkungan. Beberapa saat setelah kembali dari Kroasia, Sandra menonton film documenter berjudul “Plastic Planet” dan mengetahui kalau plastik itu merupakan racun bagi bumi kita.
Menurut film itu, yang dibuat oleh seorang pembuat film Austria bernama Werner Boote, plastik membutuhkan waktu selama ratusan tahun untuk dapat hancur sepenuhnya. Sedangkan manusia memproduksi plastik lebih dari 240 juta ton tiap tahunnya dan membuat pencemaran lingkungan serta meracuni diri kita sendiri. Sandra juga mengetahui kalau plastik berasal dari bahan petroleum, sebuah sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui yang juga dapat mempengaruhi lingkungan. Sandra berpikir kalau dia tidak bisa hidup terus seperti ini.
Kemudian Sandra sekeluarga pun memutuskan untuk hidup tanpa menggunakan produk plastik. Langkah awal mereka adalah mengumpulkan dan membuang semua plastik yang berada di rumahnya di daerah Eisbach. Sampul depan dari buku yang ditulis Sandra merupakan keluarga Sandra bersama dengan seluruh produk plastik yang dikumpulkan di rumahnya (gambar pertama). Setelah menyingkirkan plastik dari rumahnya, Sandra pun mulai melakukan cara alternatif untuk bisa menggantikan plastik di rumahnya, seperti mengganti sikat gigi dengan sikat gigi kayu, menggunakan kaleng susu logam, dan tempat makan dari kertas atau kaca. Sandra sekeluarga mengaku kalau ini sulit dilakukan pada awalnya, namun ini memiliki efek positif. Salah satunya adalah mereka bisa menghemat uang untuk belanja.
Yang paling sulit adalah bagaimana cara mengganti tisu toilet yang digulung dengan plastik. Setelah tidak cocok dengan kertas koran dan daun-daunan, mereka menemukan solusinya dengan menggunakan handuk daur ulang, seperti yang ada di hotel atau restoran.
Meskipun mereka bertekad untuk hidup tanpa adanya plastik, namun pada kenyataannya terdapat juga plastik dalam logam atau kaca dalam rumah mereka. Mereka menyadari kalau mereka tidak bisa hidup tanpa plastik, sehingga satu-satunya cara adalah meminimalisir penggunaan bahan yang terbuat dari plastik.
Setelah menjalani itu semua, keluarga Sandra terbukti bisa hidup dengan tidak bergantung sepenuhnya pada bahan plastik. Sandra pun yakin, jika semua orang berpikir seperti dirinya, mereka akan bisa membuat perubahan dalam hidupnya
kaskus.com
Monday, December 3, 2012
Ingin Menurunkan Berat Badan?? Matikan Lampu Saat Tidur
Tidur yang cukup memang diketahui bisa membantu menurunkan berat badan. Tapi agar penurunan berat badan lebih optimal, sebaiknya seseorang tidur dalam lingkungan gelap atau tanpa lampu.
Beberapa orang ada yang terbiasa tidur dengan lampu terang tapi ada pula yang harus tidur dalam kondisi gelap atau tidak ada cahaya lampu sama sekali.
Jika seseorang ingin menurunkan berat badan, sebaiknya pilih tidur tanpa menggunakan lampu.
Sebuah lingkungan tidur yang gelap adalah salah satu kunci mendapatkan kualitas tidur yang nyenyak sehingga keseimbangan hormon tetap terjaga dan membantu penurunan berat badan, seperti dikutip dari Livestrong, Jumat (25/5/2012).
Beberapa ahli merekomendasikan untuk menggunakan lampu dengan watt rendah pada malam hari. Jika memungkinkan gunakan tirai untuk mengurangi cahya dari lampu jalan atau sumber cahaya luar.
Penggunaan lampu saat tidur bisa berkontribusi terhadap kualitas tidur yang menurun. Beberapa hal diketahui bisa mempengaruhi kualitas tidur seperti lingkungan termasuk paparan kebisingan, makanan yang dikonsumsi sebelum tidur, olahraga, aktivitas fisik serta kondisi tempat tidur.
Mendapatkan waktu tidur yang cukup menjadi hal penting karena kurang tidur diketahui bisa memicu produksi hormon ghrelin yang merangsang nafsu makan.
Hal ini dapat menyebabkan tubuh mengonsumsi hingga 300 kalori lebih dalam sehari dibandingkan ketika tubuh cukup tidur.
Selain mengurangi penggunaan lampu, beberapa hal lain juga bisa dilakukan untuk membantu menurunkan berat badan saat tidur, yaitu melakukan peregangan (strech).
Peregangan disini termasuk dalam rutinitas yoga dasar yang memungkinkan otot menjadi rileks sehingga membantu orang mendapatkan tidur yang nyenyak.
Namun jika merasa lapar di malam hari, disarankan mengunyah cemilan sehat rendah kalori.
Salah satu yang direkomendasikan adalah kombinasi protein dan karbohidrat kompleks seperti semangkuk sereal gandum dengan susu rendah lemak atau buah dan keju. Source
Tuesday, November 27, 2012
Teknologi Inovatif Ini Bikin Anda Bebas Macet!
JAKARTA - Kemacetan menjadi salah satu momok yang menakutkan, bahkan ketika sedang berkendara seorang diri dan terjebak macet, rasanya ingin menerbangkan kendaraan seperti layaknya helikopter. Oleh sebab itu, HX-1 mungkin menjadi salah satu inovasi dari perusahaan Jepang dapat merealisasikan khayalan Anda.
Meski tidak mengubah kedaraan Anda terbang layaknya helikopter, namun dengan helikopter satu awak yang berbahan bakar baterai nampaknya sangat cocok digunakan.
Sebuah perusahaan asal Jepang, Hirobo mengumumkan rencananya untuk meluncurkan helikopter tersebut. Dikutip dari Ohgizmo, Rabu (21/11/2012), kendaraan inovatif ini dapat terbang menggunakan remote atau dikendarai oleh seorang pilot saja, dan berbicara soal kecepatan helikopter ini dapat dipacu hingga 62mph.
Bagi Anda yang berminat untuk menaruh helikopter ini di halaman rumah Anda, nampaknya harus bersiap-siap merogoh kocek dalam-dalam. Pasalnya, HX-1 dibanderol dengan USD125 juta atau sekira Rp1,2 triliun dan kemungkinan baru akan meluncur pada 2021.
Harga semahal itu kata produsen helikopter remote control (RC), Kotaro Matsuzaka sebanding dengan proses pengembangan yang cukup lama dan merupakan proyek yang tidak sederhana. Rencananya, prototipe ini akan diuji pada 2013 awal. Dan apabila sesuai dengan rencana, perusahaan akan meluncurkan produk tanpa awak yang dilego USD125 ribu, namun sayangnya perusahaan masih merahasiakan nama dan model helikopter tersebut. (fmh)
Sumber
Baca Selengkapnya..
Meski tidak mengubah kedaraan Anda terbang layaknya helikopter, namun dengan helikopter satu awak yang berbahan bakar baterai nampaknya sangat cocok digunakan.
Sebuah perusahaan asal Jepang, Hirobo mengumumkan rencananya untuk meluncurkan helikopter tersebut. Dikutip dari Ohgizmo, Rabu (21/11/2012), kendaraan inovatif ini dapat terbang menggunakan remote atau dikendarai oleh seorang pilot saja, dan berbicara soal kecepatan helikopter ini dapat dipacu hingga 62mph.
Bagi Anda yang berminat untuk menaruh helikopter ini di halaman rumah Anda, nampaknya harus bersiap-siap merogoh kocek dalam-dalam. Pasalnya, HX-1 dibanderol dengan USD125 juta atau sekira Rp1,2 triliun dan kemungkinan baru akan meluncur pada 2021.
Harga semahal itu kata produsen helikopter remote control (RC), Kotaro Matsuzaka sebanding dengan proses pengembangan yang cukup lama dan merupakan proyek yang tidak sederhana. Rencananya, prototipe ini akan diuji pada 2013 awal. Dan apabila sesuai dengan rencana, perusahaan akan meluncurkan produk tanpa awak yang dilego USD125 ribu, namun sayangnya perusahaan masih merahasiakan nama dan model helikopter tersebut. (fmh)
Sumber
Sunday, September 30, 2012
Indonesia dinilai berhasil melestarikan alam
TEMPO.CO, NEWYORK-Tiga organisasi lingkungan dan konservasi internasional menganugerahkan "Valuing Nature Award" kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas kepeloporannya dalam menyadari pentingnya sumber daya alam dan bekerja untuk melestarikannya.
Ketiga organisasi itu yakni The Nature Conservacy (TNC), World Resources Institute (WRI), dan World Wildlife Fund (WWF), menyerahkan penghargaan itu dalam jamuan makan malam, ) di New York, Amerika Serikat, Senin, 24 September 2012.
Yudhoyono dinilai berhasil memimpin pembentukan Prakarsa Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle Initiative /CTI) pada terumbu karang, perikanan dan ketahanan pangan yang bersifat multilateral guna melestarikan sumber daya laut dan pesisir di enam negara: Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste. Kawasan ini paling beragam secara biologis dan menjadi rumah bagi lebih dari 75 persen spesies karang dan lebih dari 37 persen ikan.
Prakarsa Segitiga Terumbu Karang menyatukan kemitraan antara pemerintah dan sektor publik, swasta, dan lembaga swadaya masyarakat dan menawarkan model untuk mengaitkan konservasi laut dengan kesehatan, kesejahteraan, dan ketahanan pangan masyarakat lokal.
Yudhoyono menargetkan 10 juta hektar kawasan perlindungan laut pada 2010 dan 20 juta hektar pada tahun 2020. Saat ini, Indonesia telah mencapai 13,4 juta hektar kawasan perlindungan laut, jauh melebihi target 10 juta hektar pada tahun 2010.
Pada saat yang sama juga, Presiden juga menerima penghargaan USAB 21th Economic Achievement Award dari US-ASEAN Business Council. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan terkait keberhasilan Indonesia dalam mendukung sistem usaha investasi yang kondusif dan mendorong kerjasama bisnis dan ekonomi antar negara ASEAN, khususnya Indonesia dan Amerika .
Tuesday, September 25, 2012
Mobil Murah Menyerbu Indonesia, Keuntungan atau Kerugian?
Inilah Daftar Mobil Murah yang Serbu Indonesia
Larangan DP murah ternyata tak bisa mengurangi laju pertumbuhan mobil.
Rabu, 12 September 2012, 14:15
VIVAnews - Pasar otomotif di Indonesia sangat besar dan akan terus tumbuh, seiring terus meningkatnya jumlah kelas menengah. Itu sebabnya sejumlah perusahaan otomotif dunia bersemangat masuk ke negeri ini. Yang terbaru adalah Tata Motors, pabrik mobil yang berpusat di India.Raksasa itu resmi masuk Indonesia pada Selasa, 11 September 2012. Jualan terbesarnya adalah mobil murah, Tata Nano, yang juga laris manis di negeri asalnya.
Direktur Eksekutif Tata Motors Limited, Ravindra Pisharody, memastikan, Tata tak cuma memasarkan produk di Indonesia, tapi juga akan membangun pabrik yang akan memproduksi mobil-mobil untuk pasar Asia Tenggara. Perang mobil-mobil murah sepertinya akan terjadi di Indonesia. Ini tak lain karena pertumbuhan pasar yang sangat luar biasa.
Laman The Economist mencatat, pertumbuhan sektor otomotif Indonesia lebih tinggi dibandingkan China. Meski tengah terjadi kesuraman ekonomi global, penjualan mobil meningkat 17 persen pada 2011, menjadi hampir 900.000 kendaraan baru. Kebijakan larangan uang muka (down payment/DP) murah ternyata tak bisa mengurangi laju pertumbuhan kendaraan. Terbukti, pada semester pertama, penjualan kendaraan justru tumbuh 25 persen menjadi 525.692 unit. Ini di luar ekspektasi minus, efek pembatasan DP kendaraan.
Lalu, mobil-mobil murah apa yang menyerbu Indonesia?
Tata Nano
Meski Tata Motors belum mengumumkan resmi mau memboyong produk apa, Nano, si mobil termurah di dunia dengan harga Rp20-25 juta diperkirakan mengisi pasar ini. Ini tak lepas dari pernyataan Nano yang ingin menjadikan Indonesia sebagai basis produksi Nano di pasar Asia Tenggara. Meski kerap mengalami masalah di negeri asalnya, seperti terbakar, Nano akan menjadi mobil alternatif, khususnya bagi pengguna sepeda motor yang ingin pindah ke roda empat. Anda bisa melihat produk ini dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia, IIMS, pada 20-30 September mendatang.
Mitsubishi Mirage
Mobil murah lain yang bakal menyerbu Tanah Air masih dari pabrikan Jepang, yakni Mitsubishi. Mereka berencana meluncurkan Mitsubishi Mirage dengan harga menarik di ajang IIMS. Bahkan, Mitsubishi secara diam-diam telah membuka booking atau pemesanan terhadap mobil yang dikirim utuh dari Thailand tersebut. Mitsubishi akan melansir Mirage dengan tiga varian, yakni Exceed CVT dan GLS CVT dengan transmisi otomatis yang dibanderol Rp165 juta dan Rp152 juta, serta GLX tipe terendah yang menggunakan transmisi manual yang dilepas pada kisaran Rp139 juta.
Chevrolet Spin
Terakhir adalah mobil murah dari jenis Multi Purpose Vehicle (MPV). Chevrolet melalui General Motors (GM) Indonesia berencana ikut bersaing di pasar MPV Tanah Air. Dan mereka sudah menyiapkan jagoannya, yakni Spin. Chevrolet Spin satu-satunya mobil di segmen small MPV yang menawarkan transmisi otomatis 6-percepatan kemungkinan besar akan ditampilkan di IIMS 2012. Belum diketahui harga mobil yang diplot untuk meredam laju Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, dan Nissan Evalia. Tapi, General Motors memastikan bahwa harga Spin bakal terjangkau.
Honda Brio
Honda sudah lebih awal meluncurkan mobil murah di Indonesia. Mobil yang diboyong dari Thailand ini dipasarkan mulai Rp149 juta. Brio telah mencomot mesin berkapasitas 1,3 L SOHC i-VTEC yang mampu menghasilkan daya maksimum hingga 100 Ps pada 6.000 rpm dengan torsi 13 kg.m pada 4.800 rpm.
Kolaborasi Daihatsu dan Toyota
Toyota dan Daihatsu juga tengah mengembangkan mobil murah di pabrik baru di Karawang, Jawa Barat. Dengan investasi triliunan, pabrik ini akan menjadi basis produksi mobil murah di kawasan Asia Tenggara. Namun, hingga kini belum ada kepastian nama kendaraan tersebut yang jelas, kabarnya tak akan lebih dari Rp100 juta. Belakangan muncul spekulasi kalau mobil yang dimaksud adalah Aygo, city car bermesin 1.000 cc yang telah dipasarkan di Jepang.
Datsun
Nissan Motor Company Limited juga mengumumkan akan menggelontorkan 33 miliar yen atau sekitar Rp4 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 100 ribu unit menjadi 250.000 unit pada 2014. Rencananya, pabrik di Karawang ini akan memproduksi mobil murah Datsun. “Nissan datang membawa bisnis baru dan kendaraan baru di Indonesia,” kata CEO Nissan, Carlos Ghosn, saat bertemu Presiden SBY, 19 Maret 2012. “Kami akan memperluas kemampuan produksi dan menawarkan line-up produk terbaru yang menarik di sini.”
GeelyPanda
Perusahaan mobil swasta terbesar di China, PT Geely Mobil menjual mobil Rp98 juta per unit dengan merek Geely Panda. "Harga itu dapat disebut termurah di Indonesia untuk saat ini dengan kelas 1.300 CC," kata Presiden Direktor PT Geely Mobil Indonesia, Budi Pramono.
Apa yang akan terjadi di Jakarta setelah itu?
Tahun 2014, Jakarta Macet Total
Senin, 1 Agustus 2011 | 13:51 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Royke Lumowa memprediksi kemacetan total akan melanda Jakarta pada tahun 2014 jika tidak ada kebijakan ekstrem dalam membatasi pertumbuhan jumlah kendaraan. Saat ini, pertumbuhan kendaraan mencapai 700 kendaraan per hari. "Kalau melihat pertumbuhan kendaraan sekitar 700 per hari, maka kami prediksi 2014 jalan di Jakarta sudah stuck. Kalau tidak ada kebijakan membatasi angka kendaraan tentu akan semakin parah kondisinya," ujar Royke, Senin (1/8/2011) di Polda Metro Jaya.
Menurut dia, kebijakan mengurai kemacetan seharusnya merupakan kebijakan jangka panjang yang diterapkan secara berkelanjutan, bukan kebijakan sesaat. Sehingga, bisa dirasakan dalam jangka waktu 5-10 tahun ke depan. Royke mengatakan, produsen mobil yang kini menggenjot angka produksi sampai satu juta unit di tahun 2011 juga tidak bisa disalahkan. "Karena sampai saat ini belum ada regulasi yang melarang penjualan atau kepemilikan kendaraan," tutur Royke.
Sampai saat ini, katanya, hanya pajak progresif yang dikenakan bagi pemilik kendaraan lebih dari satu. Namun, rupanya kebijakan ini tidak menyurutkan niat orang menambah kendaraan. Karena itu, salah satu jalan yang paling mungkin dilakukan adalah dengan pembatasan kendaraan melalui sistem warna. Namun, kebijakan ini masih menunggu keputusan dari Pemprov DKI. "Kalau untuk pembatasan warna sampai saat ini masih dibahas, namun kebijakan ini akan segera dilakukan uji coba dalam waktu dekat ini," katanya.
Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, pada tahun 2009, jumlah kendaraan bermotor mencapai 9.993.867 unit. Jumlah ini meningkat 15 persen pada tahun 2010 dengan jumlah 11.362.396 yang terdiri atas roda dua sebanyak 8.244.346 unit dan roda empat sebanyak 3.118.050 unit. Jumlah itu belum ditambah dengan jumlah angkutan yang melintas dalam satu trayek, yang menurut data Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya sebanyak 859.692 unit. Panjang jalan di Jakarta hanya 7.650 km dan luas jalan 40,1 km atau 0,26 persen dari luas wilayah DKI. Sedangkan pertumbuhan panjang jalan hanya 0,01 persen per tahun.
Sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2...ta.Macet.Total
Source: http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=16580036
Keuntungan atau Kerugian?
Menurut saya jawabannya adalah kerugian BESAR karena hanya presepsi hari ini yang menyatakan hal ini adalah keuntungan, dalam waktu jangka panjang hal ini akan sangat merugikan bagi kita semua bangsa indonesia, macet sudah pasti terjadi "Lha wong mobil mahal aja udah macet apalagi mobil murah?" akui hal itu. Namun apa yang terjadi pada mobil SMK yang bisa saling menguntungkan dalam bagsa ini dan jika mobil SMK terus dikembangkan bersama dengan dukungan semua pihak pasti Indonesia bisa mengejar produksi mobil yang berkualitas sesuai yang kita harapkan, namun inilah negeri kita ! yang bisa kita lakukan saat ini adalah bersama membangun negeri ini dengan kecintaan kita akan budaya dan tanah air Indonesia.
Thursday, August 16, 2012
Ambil 1 Pohon Dipenjara 165 Hari, Balak Hutan Miliaran Rupiah Kabur
Petani hutan Kendal, Jawa Tengah, Rosidi (41) menyungging getir usai sidang. Ayah 3 orang anak ini akhirnya dihukum 165 hari karena mengambil 1 pohon jati. Kasus ini mengingatkan publik kepada Adelin Lis, terpidana pembalak hutan dengan kerugian negara hingga triliunan rupiah yang kini masih bebas melenggang di luar negeri.
Dalam catatan detikcom, Kamis (26/7/2012), Adelin sempat dihukum bebas oleh Pengadilan Negeri Medan pada 5 November 2007 silam. Pada hari yang sama, Adelin keluar dari tahanan menjelang tengah malam dengan surat perintah yang ternyata sudah dipersiapkan sebelumnya, 3 November 2007.
Polisi lantas berusaha menahan kembali Adelin dengan mengusut kasus pencucian uang pada 6 November 2007. Namun Adelin raib dan tidak diketahui keberadaannya, hingga saat ini.
Tiak berapa lama, Mahkamah Agung (MA) memvonis Adelin Lis dengan hukuman 10 tahun penjara. Dia terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus perambahan hutan di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Adelin juga harus membayar denda Rp 1 miliar dan uang pengganti Rp 119,8 miliar dan US$ 2,938 juta.
Namun apa lacur, Adelin hingga kini tidak diketahui rimbanya. Kerugian negara pun tidak jelas kemana larinya.
Beda Adelin, beda pula yang dialami Rosidi. Keduanya sama-sama dikenakan dakwaan pembalakan liar. Bedanya Rosidi hanya mengambil 1 pohon jati yang telah teronggok di hutan pada 5 November 2011.
Anehnya, Rosidi baru 4 bulan setelah itu dia ditangkap dan dipenjara atas laporan Perhutani setempat. Akibat tuduhan tersebut, Rosidi meringkuk di penjara sejak tertangkap, yakni 22 Februari 2012 hingga saat ini.
"Bagi masyarakat petani, ini merupakan preseden buruk. Selama ini masyarakat yang memanfaatkan hutan, ketimpangan ekonomi juga masih muncul," ungkap kuasa hukum Rosidi, Slamet Haryanto.
Sumber
Tags : Baca Selengkapnya..
Sunday, July 22, 2012
Becak Unik Berbahan Bakar Sampah
Tumbuh-tumbuhan umumnya dijadikan hiasan baik di taman atau di dalam ruangan. Kulit buah dan batang sayuran, umumnya juga akan dibuang setelah buah dan sayurnya kita makan dan olah. Tapi, yang dianggap sampah ini ternyata dapat menghasilkan bahan bakar alternatif pengganti bensin atau Bahan Bakar Minyak.
Sebuah inovasi baru ditemukan sekelompok Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya. Alat ini berupa Biosteam Converter. Kemampuan alat ini bisa mengubah sampah menjadi sebuah bahan bakar kendaraan.
Biosteam Converter berguna mengubah bioetanol atau alkohol cair menjadi uap. Transformasi ini agar bioetanol bisa digunakan pada kendaraan bermotor.
“Ide pembuatan alat Biosteam untuk menjadikan Bioetanol sebagai bahan bakar kendaraan ini pun bermula dari terbatasnya produsen Bioetanol dalam mendistribusikan Bioetanolnya pada konsumen,” kata salah satu mahasiswa UNAIR, Mochammad Safari, di sela-sela acara Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-25 di Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis 12 Juli 2012.
“Mitra kami ingin memproduksi Bioetanol tapi terbatas, karena permintaan yang masih kurang. Masyarakat yang umumnya masih belum tahu kegunaan Bioetanol ini. Padahal Bioetanol ini sangat bermanfaat,” jelasnya.
Penelitian ini awalnya diaplikasikan pada becak bermotor. Kendaraan tradisional ini dipilih karena sarana transportasi yang khas Indonesia.
“Saat ini juga ada fenomena baru berupa becak motor. Kami menyimpulkan, ini sebenarnya wujud dari Biosteam tadi. Biosteam menjadikan bioetanol sebagai bahan bakarnya,”paparnya.
Kendaraan bermotor pada dasarnya dapat dijalankan menggunakan bioetanol berkadar 99 persen dengan campuran etanol 15 persen, dan bensin 85 persen. Takaran ini sesuai anjuran pemerintah. Tapi, kendaraan sudah bisa berjalan menggunakan bioetanol dengan takaran 96 persen dicampur etanol dan bensin yang masing-masing 50 persen.
“Bahkan, dengan Bioetanol 100 persen murni tanpa campuran bensin, kendaraan juga sudah bisa dijalankan. Meskipun, kurang maksimal,” terangnya.
Selain sebagai bahan pengganti alternatif, bioetanol ini juga memiiliki keunggulan lain. Bahan bakunya yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan dan sampah organik. Bahan bakar dari bioetanol ini dapat diperbaharui dan ramah lingkungan. Bioetanol memiliki gas buang atau emisi yang rendah.
“Becak yang dipasangi alat Biosteam ini dapat berjalan hingga 60 km per jam,” katanya.
teknologi.news.viva.co.id
Wednesday, July 18, 2012
Atasi Kesulitan Air, UGM-Kemenristek Pasang Pompa Surya
JAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta bersama Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) memberikan solusi bagi daerah sulit air berupa teknologi sederhana, ramah lingkungan, dan biaya murah, yaitu pompa surya. Pompa yang memanfaatkan energi matahari ini mampu mengalirkan air ke daerah-daerah kering, seperti Gunung Kidul.
Pembangunan pemasangan pompa surya ini ditandai secara simbolis dengan penyerahan pompa oleh Asisten Deputi Iptek Masyarakat Kemenristek Momon Sadiyatmo kepada wakil Bupati Gunung Kidul Imawan Wahyudi, dalam acara sosialisasi program pemasangan pompa surya di Balai Desa Purwodadi, Tepus, Gunung Kidul, kemarin. Penyerahan pompa surya tersebut disaksikan Wadek Bidang Kemahasiswaan, Penelitian dan Kerjasama Fakultas Teknik UGM Jamasri, Kepala Satker PAM PU DIY Hardjono Sudjanadi, serta Kepala Desa Purwodadi Suprihatin.
Peneliti energi terbarukan Ahmad Agus Setyawan mengatakan, teknologi pompa surya sangat cocok untuk diterapkan di daerah terpencil yang kesulitan air. Meski mudah dalam instalasi dan perawatan, namun butuh transfer pengetahuan ke masyarakat agar bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan. “Inilah tantangannya untuk menerapkan ilmu yang pro rakyat,” kata Agus, seperti disitat dari laman UGM, Rabu (18//7/2012).
Dalam pemasangan pompa surya ini, Agus mengungkapkan, pihaknya menggandeng mahasiswa KKN PPM. Selanjutnya selama dua bulan, mahasiswa bersama masyarakat akan memasang dua pompa dan 32 panel surya agar bisa mengangkat sumber air yang berada di sekira tiga kilometer dari rumah penduduk.
Asisten Deputi Iptek Masyarakat Kemenristek Momon Sadiyatmo menyatakan, program pemasangan pompa surya ini sudah direncanakan sejak satu tahun lalu. Kegiatan penyediaan air minum untuk daerah sulit air ini salah bentuk program spesifikasi lokasi (speklok) Kemenristek yang bersinergi dengan perguruan tinggi. “Lewat UGM, teknologi ini akan kita terapkan juga di Aceh dan NTB,” ujar Momon.
Sementara itu Wakil Bupati Gunung Kidul Imawan Wahyudi memaparkan, teknologi penyediaan air minum masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan Gunung Kidul yang mayoritas daerahnya masih mengalami masalah sulit air. Umumnya sumber air berada di kedalaman 100 meter di bawah tanah karst. “Bantuan air di Gunung kidul itu ibarat seperti bantuan emas. Air itu segala-galanya di sini,” ungkap Imawan.
Senada dengan Imawan Kepala Desa Purwodadi Suprihatin menuturkan, di Purwodadi sendiri terdapat 2.000 KK atau 8.000 jiwa yang mayoritas bekerja sebagai petani. Permasalahan yang umumnya dihadapi masyarakat selalu sama, yakni kesulitan mendapatkan air minum. “Tandon air hujan sudah habis. Mulai Mei, kami mulai membeli air. Untuk satu tangki berisi 5.000 liter kita beli dengan harga Rp80 ribu,” beber Suprihatin.
Dia berharap, dengan adanya bantuan pemasangan pompa surya ini bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat. Tidak hanya memenuhi kebutuhan minum, tapi bisa dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian.(mrg)
Sungai - Sungai Terbersih di Dunia
Sungai merupakan aliran air alami, biasanya nih airnya air tawar yang mengalir menuju laut, danau maupun sungai-sungai lain gan. Sungai bertujuan untuk menghidupi seluruh makhluk hidup di bumi. Maka dari itu untuk mendapat manfaat dari sungai kita perlu suatu sungai yang bersih.
Ini ada beberapa 5 Sungai-Sungai Terbersih Dunia :
Sungai Thames dari Inggris
Sungai Thames adalah sungai terbersih di dunia yang mengalir melalui sebuah kota besar. Ini adalah prestasi besar mengingat 50 tahun yang lalu sungai itu begitu tercemar yang dinyatakan mati secara biologis. Dari tahun 1830-1860 puluhan ribu orang meninggal karena kolera akibat polusi di Sungai Thames. Limbah ini dibuang langsung ke Sungai Thames. Diputuskan bahwa 'tanaman Pengobatan' harus dibangun untuk membersihkan air dari Thames sebelum dipompa ke rumah. Tanaman pengobatan juga dibersihkan dari air kotor setiap rumah sebelum kembali ke Sungai Thames. Tidak hanya kesehatan masyarakat yang membaik, tetapi juga air di Sungai Thames menjadi lebih bersih. Pada tahun 1960 undang-undang baru dibuat untuk menghentikan pabrik membiarkan air kotor / limbah mereka pergi ke sungai. Saat ini lebih dari setengah dari lumpur limbah London dijual dalam bentuk pelet sebagai pupuk untuk pertanian.
Sungai Tara
Sungai Tara terkenal akan kebersihan airnya. Tara adalah sungai yang terletak di Montenegro, Bosnia dan Herzegovina. Sungai ini muncul dari pertemuan dua sungai yaitu Sungai Opasnica dan Veruša di Gunun Prokletije, bagian dari Pegunungan Alpen Montenegro. Sungai ini panjangnya 144 km, yang berada 110 km di Montenegro, sementara 34 km sisanya adalah Bosnia dan Herzegovia, dan membentuk pertbatasan antara kedua negara di beberapa tempat. Sungai Tara mengalir dari selatan ke utara, lalu utara ke barat dan menyatu dengan Piva di Bosnia dan Herzegovina dan Montenegro perbatasan antara desa Šćepan Polje (Montenegro) dan Hum (Bosnia dan Herzegovina) untuk membentuk sungai Drina.
Sungai St. Croix
The St Croix River adalah anak sungai dari Sungai Mississippi, panjangnya sekitar 164 mil atau 264 km, Sungai ini terletak di negara bagian AS bagian Wisconsin dan Minnesota.Di jarak 125 mil kebawah(201 km) sungai ini terbentuk perbatasan antara Wisconsin dan Minnesota. Sungai ini adalah Riverway Scenic Nasional di bawah perlindungan National Park Service. Sebuah pembangkit listrik tenaga air di St Croix Falls memasok listrik ke Minneapolis-St. Paulus metropolitan area. The St Croix Sungai terbit di sudut barat laut Wisconsin, dari Hulu St Danau di Douglas County, dekat Solon Springs, sekitar 20 mil (32 km) selatan Danau Superior. Mengalir ke selatan untuk Gordon, kemudian barat daya. Dan bergabung dengan Sungai Namekagon di utara Burnett County, di mana ia menjadi lebih luas secara signifikan. Beberapa kilometer di hilir Croix St memenuhi perbatasan antara Minnesota dan Wisconsin, yang membatasi sekitar 130 mil (210 km) sampai pertemuan dengan Sungai Mississippi.
Sungai Torne
Sungai Torne terletak di bagian utara Swedia dan Finlandia. Sekitar setengah dari sungai ini merupakan bagian dari perbatasan antara kedua negara. Sungai ini dialiri oleh Danau Torne dekat perbatasan dengan Norwegia dan mengalir umumnya ke arah tenggara untuk jarak 522 kilometer (324 mil) ke Teluk Bothnia. Sungai ini merupakan sungai terbesar di Norrbotten (Swedia Utara) baik panjangnya sungai maupun wilayah aliran sungai dan juga salah satu sungai terbersih di dunia. Sumber dari Sungai Torne yaitu Danau Torne dekat perbatasan dengan Norwegia.Sungai Torne mengalir tanpa hambatan oleh konsentrasi kegiatan penduduk manusia sampai desa Kurravaara, sekitar 12 kilometer (7 mil) timur laut dari Kiruna.
Sungai Li
Sungai Li berasal dari Pegunungan Mao'er di Xing'an County dan mengalir ke arah selatan melalui Guilin, Yangshuo dan Pingle. Ketika di Pingle Sungai Li menyatu dengan dua aliran lain, dan terus menuju selatan Sungai Gui, yang jatuh ke dalam Jiang Xi, anak sungai barat yaitu Sungai Pearl, di Wuzhou. Pada 437 kilometer dari Sungai Li dan sungai Gui diapit oleh perbukitan hijau nan indah. Pemancing Cormorant sering dikaitkan dengan Lijiang. Topografi bukit karst yang tidak biasa telah sering dibandingkan dengan yang di Teluk Halong, Vietnam.
Baca Selengkapnya..
Tuesday, June 19, 2012
IBU-IBU KREATIF LEMBAH HARAPAN ‘Menjinakkan’ Sampah, Uang Merekah
Surabaya memiliki ‘bom waktu’ bernama sampah yang kian hari, kian berdetak kencang. Sekelompok sosialita yang menamakan diri Ibu-ibu Kreatif pun rela mengotori tangan untuk ‘menjinakkannya’. Tak sekadar menyelamatkan lingkungan dari gunungan limbah, tapi keuntungan juga merekah.
Masih segar diingatan kita, beberapa pekan lalu Surabaya Post menurunkan laporan beruntutan mengenai menggilanya sampah di Kota Pahlawan ini. Volume sampah Surabaya tahun lalu sebanyak 8.800 meter kubik (m3) /hari, kini menjadi sekitar 9.000-10.000 m3/ hari, seiring dengan peningkatan jumlah penduduk Surabaya. Sekadar perbandingan di Bali sebagai tujuan wisata produksi sampahnya hanya sekitar 5.094 m3/hari. Perayaan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh setiap 5 Juni--tahun ini pada Selasa nanti--pun makin tahun tambah suram.
Tak hanya memicu bau busuk, tapi ternyata secara materi menggunungnya sampah membuat kantong tekor. Anggaran untuk sampah di Kota Surabaya dari tahun ke tahun terus membengkak seiring kenaikan volume. Di tahun 2012 ini dana dari APBD mencapai Rp 24 miliar, naik signifikan dari posisi 2011 sebesar Rp 19,6 miliar. Artinya, dalam sehari Pemkot merogok kocek sebesar Rp 65 juta untuk keruk dan angkut sampah saja. Dengan cara pikir Pemkot seperti itu, diprediksi bom waktu bernama sampah itu akan ‘meledak’ lima tahun ke depan.
Dompet warga pun disedot iuran sampah tiap bulan bahkan diindikasikan dobel-dobel (Jawa: berkali-kali, Inggris: double). Selain ada tarikan sampah dari RT/RW (biasanya digunakan untuk membayar petugas sampah, jadi tak masuk kas daerah) yang besarannya sesuai kesepakatan--rata-rata Rp 10.000/bulan--juga ada retribusi resmi sampah dari pemerintah kota (Pemkot) yang masuk dalam penagihan PDAM sebesar Rp 2.500/bulan.
Meski bila dilihat per KK kecil, hanya Rp 12.500/bulan tapi bila dikalikan seluruh warga Surabaya yaitu sekitar 750.000 KK, maka ada sedikitnya Rp 9,375 miliar/bulan atau Rp 112,5 miliar/tahun duit yang digunakan untuk ‘merawat’ sampah. Bahkan nilai itu akan membengkak menjadi Rp 11,250 miliar tahun ini karena Pemkot berencana menarik retribusi Rp 2.500 untuk sampah melalui rekening listrik. Jadi total tarikan ‘sampah’ resmi dari Pemkot Rp 5.000/bulan/KK.
Ironi ini pun menggerakkan ibu-ibu di salah satu permukiman, Lembah Harapan, Lidah Wetan dengan cara membuka ‘Bank Sampah Lidah Harapan’. Memang terdengar aneh di telinga, karena wanita yang memiliki beragam profesi—mulai karyawan hingga pengusaha-- ini tidak menghabiskan waktu bersama dengan kongkow atau shopping, tapi lebih banyak mengurusi sampah.
Pembentukan ‘Bank Sampah’ ini dimulai sejak awal Juli 2011. ”Memang permasalahan sampah adalah momok setiap kota, apalagi dikota besar seperti Surabaya ini, kita harus lebih bersih dan mengurai sisa makanan ataupun barang bekas. Hal ini merupakan cara yang ramah untuk membersihkan lingkungan kita,” jelas Damayanti Heru yang menjadi Sekretaris Bank Sampah ini.
Awal dibentuknya, Bank Sampah mendapat cibiran dari masyarakat. Apalagi, untuk memulai Bank Sampah ini harus ada 4 faktor, pertama harus ada nasabah, tempat untuk bertransaksi, administrasi seperti pada Bank ‘uang’ umumnya dan pengepul untuk tempat penyetoran barang-barang yang sudah terkumpul. ”Memang kegiatan Bank Sampah seharusnya memiliki administrasi seperti itu, tapi saat ini hanya asal tunjuk saja soal kepengurusan karena memang ini merupakan tahun pertama mendirikan sehingga butuh penyempurnaan,” jelas Mamiek Suladri yang menjadi Bendahara Bank Sampah itu.
Awalnya hanya 60 anggota alias nasabah dari tiga RT yang ikut. Tapi sekarang sudah mencapai 135 anggota/nasabah dari tujuh RT di permukiman tersebut.
Saat ini pun manfaatnya benar-benar dirasakan Ibu-ibu Kreatif ini dan masayarakat komplek pada umumnya. Omzetnya, bila dulu Rp 4 jutaan sekarang mencapai Rp 16 jutaan per tahunnya.
”Awalnya sulit untuk mengembangkan usaha ini karena dirasa kurang baik, karena beranggapan kok milih ‘Bank Sampah’. Tetapi hal inilah yang memicu kami untuk terus mensosialisasikan dan hasilnya sekarang dapat dinikmati semuanya,” tambah Mamiek Suladri yang hobi membaca ini.
Meski barang-barang yang ditransaksikan adalah barang-barang limbah, tetapi harus ada pemilahan dari limbah tersebut. Seperti sampah kering, golongan botol bekas, kertas ataupun buku. Sementara daun-daun kering dikumpulkan untuk dijadikan kompos.
“Harapan minimal di setiap rumah sudah menjadi kebiasaan untuk memisahkan sampah golongan kering dan basah. Nah kalau mau bergabung, ini juga bisa menambah nilai ekonomis,”katanya.
Simpan-Pinjam Juga
Bahkan untuk memberi manfaat ekonomi lebih, di ‘Bank Sampah’ ini juga diadakan simpan pinjam bagi anggota nasabah. Peminjaman sekitar Rp 500 ribuan dengan setoran 5 kali saja.”Simpan pinjam ini memang mempermudah jika para anggota memutuhkan dana segar, memang pinjaman kita batasi dulu,. Juga ditekankan pinjaman ini harus sesuai dengan syarat yang sudah ditentukan Bank Sampah ini,” terang Damayanti ibu dua anak ini.
Ibu-ibu Kreatif ini mengaku sudah bisa mereguk hasilnya. Bahkan dari sepuluh ‘Bank Sampah’ yang tersebar di Surabaya Timur, Surabaya Pusat, dan Surabaya Selatan, Bank Sampah Komplek Lembah Harapan dipilih sebagai yang paling baik administrasinya. m11
Komentar
Damayanti Heru (Sekretaris Bank Sampah)
”Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita semua, karena bisa membersihkan kota, juga menjalin silaturahmi antar tetangga dari berbagai kalangan,”
Mamiek Suladri (Bendahara Bank Sampah)
”Kegiatan ini memang sangat positif, kita bisa mengajarkan tentang nilai kebersihan pada anak-anak ataupun muda-mudi yang ada di sekitar perumahan. Kita juga turut peduli pada lingkungan,”
Sulistutik (Fasilitator Lingkungan)
”Dengan kegiatan seperti ini kita turut andil besar dalam penyelamatan lingkungan. Sehingga kita bisa menikmati manfaat lingkungan yang bersih, nyaman, sehat dan asri.”
Cara Baru ‘Menabung’ Barang Bekas
Bank adalah sebuah instalasi yang bergerak dibidang penyimpanan, terutama yang berhubungan dengan uang. Namun, belakangan ternyata Bank yang biasanya berhubungan dengan uang itu sudah berubah bentuk menjadi hal lain yaitu untuk penyimpanan sampah.
Ya, Bank Sampah adalah salah satu program lingkungan hidup yang mengorganisasikan-menerima, mengolah hingga menjual-- sampah masyarakat sekitar. Ujung-ujungnya kegiatan ini memang layaknya bank yaitu menghasilkan uang.
Kinerjanya lebih pada sampah di sekitar masyarakat dipilah-pilah, lantas ditimbang. Dari hasil timbangan tersebut, pihak bank baru menentukan berapa uang yang bisa diberikan. Kinerjanya mirip dengan bank umumnya. Masyarakat dibuatkan buku tabungan, uang tidak langsung diberikan pada si penabung, tapi lebih dulu dimasukkan ke dalam tabungan . Jumlahnya pun tidak langsung besar, dari mulai rupiah yang kecil-kecil dulu.
Bank sampah ini fungsinya bukan melulu menumpuk sampah dan menjualnya ke pengepul. Namun bank ini menyalurkan sampah yang didapat sesuai dengan kebutuhan. Misal, sampah basah hasil rumah tangga yang terdiri dari sayuran , dikumpulkan untuk dijadikan pupuk kompos.
Sampah kering berupa botol , kaleng, dan kertas dipisah lagi. biasanya sampah kering ini dijadikan barang daur ulang berupa kerajian tangan. Misal, vas bunga dari kaleng bekas, tas dari rajutan sedotan atau pipet yang dianyam dengan benang dan jarum, bungkus rokok dibentuk asbak, dan masih banyak lagi.
Ide untuk menamakan bank sampah membuat image tentang pengumpulan barang bekas menjadi berbeda. Dengan begitu perspektif juga berbeda, malah lebih terkesan keren. Harus diingat juga, perbedaan tersebut juga ternyata berpengaruh besar terhadap ekonomi . Bank sampah justru bisa mendatangkan uang dari barang bekas bernama sampah, ditambah lagi memberikan tambahan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Nah, siapa tertarik mengikuti jejaknya!ins.
surabayapost
Baca Selengkapnya..
Alicia Key menolak disponsori perusahaan rokok

The 10-times Grammy-winning artist, who has sold 20 million albums worldwide has a gig in Jakarta, Indonesia, on Tuesday.
Campaigning organisation Tobacco Free Kids says adverts for the concert act as billboards for tobacco firm Philip Morris International and its Indonesian subsidiary, Sampoerna.
Ms Keys accepted the charity's accusation and insisted action had been taken
to remove the offending adverts.
She said: "When I was informed that my July 31 As I Am concert in Jakarta, Indonesia was partly sponsored by a tobacco company, I immediately asked for an investigation and that corrective actions be taken.
"As a result, the tobacco company has respectfully withdrawn their sponsorship and all billboards, signage and other forms of advertising will be immediately removed."
Giant posters in the Indonesian capital advertised the gig as a "Mild Live Production" - a reference to a cigarette brand produced by Sampoerna. They also carried a large health warning that states: "Smoking can cause cancer, heart attacks, impotence and harm pregnancy and foetal development. "
In the US, Philip Morris USA and other major tobacco companies are prohibited from engaging in brand name sponsorships of concerts under a 1998 legal settlement with the states," said a statement from the charity.
"However, in developing countries, tobacco companies continue to sponsor concerts by famous musicians, which health advocates have condemned as a means to market cigarettes to children and to circumvent restrictions on more traditional tobacco advertising.
The charity said the branding was "inconsistent with (Keys') advocacy for children's health through her involvement in Keep A Child Alive, a campaign to address the HIV/AIDS epidemic in poor countries".
Ms Keys responded that she did not "condone or endorse" smoking and apologised for "any misleading advertising initially associated with the show".
The charity said that about 35% of the Indonesian population smokes, and tobacco use kills more than 200,000 Indonesians each year. An estimated 78 percent of Indonesian smokers started before the age of 19, it added
sahabatwalhi
Baca Selengkapnya..
Penebangan Kayu Di Hutan Hujan
Salah satu sebab utama perusakan hutan hujan adalah penebangan hutan. Banyak tipe kayu yang digunakan untuk perabotan, lantai, dan konstruksi diambil dari hutan tropis di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan. Dengan membeli produk kayu tertentu, orang-orang di daerah seperti Amerika Serikat secara langsung membantu perusakan hutan hujan.
Walau penebangan hutan dapat dilakukan dalam aturan tertentu yang mengurangi kerusakan lingkungan, kebanyakan penebangan hutan di hutan hujan sangat merusak. Pohon-pohon besar ditebangi dan diseret sepanjang hutan, sementara jalan akses yang terbuka membuat para petani miskin mengubah hutan menjadi lahan pertanian. Di Afrika para pekerja penebang hutan menggantungkan diri pada hewan-hewan sekitar untuk mendapatkan protein. Mereka memburu hewan-hewan liar seperti gorila, kijang, dan simpanse untuk dimakan.
Penelitian telah menemukan bahwa jumlah spesies yang ditemukan di hutan hujan yang telah ditebang jauh lebih rendah dibandingkan dengan jumlah yang ditemukan di hutan hujan utama yang belum tersentuh. Banyak hewan di hutan hujan tidak dapat bertahan hidup dengan berubahnya lingkungan sekitar.
Penduduk lokal biasanya bergantung pada penebangan hutan di hutan hujan untuk kayu bakar dan bahan bangunan. Pada masa lalu, praktek-praktek semacam itu biasanya tidak terlalu merusak ekosistem. Bagaimanapun, saat ini wilayah dengan populasi manusia yang besar, curamnya peningkatan jumlah orang yang menebangi pohon di suatu wilayah hutan hujan bisa jadi sangat merusak. Sebagai contoh, beberapa wilayah di hutan-hutan di sekitar kamp-kamp pengungsian di Afrika Tengah (Rwanda dan Congo) benar-benar telah kehilangan seluruh pohonnya.
mongabay.co.id
Baca Selengkapnya..
Bank Sampah bisa dijadikan lahan bisnis

Ketika berbicara soal lingkungan tidak bisa lepas dari yang namanya sampah, sejauh ini sampah memang menjadi kendala yang belum ditemukan solusinya. Pengertian sampah sendiri adalah sesuatu atau barang yang sudah tidak diperlukan dan dipergunakan lagi oleh orang. sehingga konotasi masyarakat sendiri tentang sampah adalah negatif karena sesuatu yang tidak berguna lagi dan dibuang. Padahal kalo kita telaah lebih jauh lagi, banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil dari sampah itu sendiri. Hanya saja mungkin tidak semua masyarakat berfikir sejauh itu. Manfaat apa sajakah yang bisa kita ambil dari sampah??
manfaat sampah bisa kita lihat dari jenis sampah itu sendiri. adapun jenis sampah secara umum dibagi menjadi 2 macam :
Sampah Organik, adalah Sampah yang berasal dari makhluk hidup atau alami, seperti tumbuh-tumbuhan, kulit buah, daun-daun, sisa sayuran, dll.
Sampah non organik, adalah sampah yang berasal dari sumber daya alam tak terbaharui seperti minyak tanah, mineral, dll. Atau sampah yang berasal dari hasil perindustrian, misalnya, plastik, botol, kaleng, besi, seng, dll.
Jelas sudah manfaat apa saja yang bisa kita ambil dari 2 jenis sampah di atas. Misalnya Sampah Organik bisa kita jadikan kompos, dan Sampah Non Organik bisa kita pergunakan untuk kerajinan tangan sehingga bisa digunakan lagi, misalnya tas dari plastik, rompi dari plastik, pot bunga dari botol-botol bekas, dll.
Kalo kita melihat dari sisi manfaat-manfaat di atas, bukan barang tidak mungkin bahwa sampah bisa menghasilkan uang dan dapat dijadikan sebagai bisnis atau usaha, asalkan kita tau cara mengolahnya. Bagaimana cara mengolah sampah-sampah tersebut? Sebuah terobosan baru yang telah dilakukan oleh sekolompok masyarat dusun Bandegan, Bantul, DI Yogyakarta, dengan membuat "Bank Sampah", memang Bank yang satu ini terdengar sedikit aneh ditelinga kita, bagaimana tidak, sampah yang biasanya yang tidak ada gunanya dan dibuang begitu saja tetapi di Bank Sampah tidak demikian. Dengan adanya Bank Sampah di dusun tersebut, masyarakat dihimbau untuk menabung tetapi dalam bentuk sampah yang sudah dikelompokkan sesuai jenisnya. Masyarakat juga mendapatkan layanan layaknya nasabah bank, yakni medapatkan buku tabungan dan no rekening serta nominal rupiah yang tertera dalam buku tabungannya masing-masing sejumlah nilai sampah yang telah disetorkannya pada bank sampah.
Pengolahan Sampah dengan cara demikian dapat dijadikan sebagai lahan bisnis, atau lahan usaha, serta pilihan solusi yang tepat dan cerdas, karena tidak ada pihak yang merasa dirugikan, bahkan masyarakat kecilpun merasa diuntungkan dengan adanya bank sampah, lingkunganpun terselamatkan dari sampah, dan paling tidak masalah sampah yang membingungkan ada alternatif penyelesaiannya.
businformation
GERAKAN BANK SAMPAH DARI BANTUL

Setiap pukul 16.00, antrean nasabah bank sampah biasanya sudah panjang. Mereka bukannya menanti giliran menyetor uang seperti di bank pada umumnya, melainkan sampah yang mereka kumpulkan selama dua hari. Meski yang disetorkan wujudnya tidak sama, pengelolaan bank sampah mirip dengan bank pada umumnya.
Setiap nasabah datang dengan tiga kantong sampah berbeda. Kantong I berisi sampah plastik, kantong II sampah kertas, dan kantong III berupa kaleng dan botol. Ketika menimbang sampah, nasabah akan mendapat bukti setoran dari petugas teller. Bukti setoran itu menjadi dasar penghitungan nilai rupiah sampah, yang kemudian dicatat dalam buku tabungan. Untuk membedakan, warna buku tabungan tiap RT dibuat berbeda.
Setelah sampah terkumpul banyak, petugas bank menghubungi tukang rosok. Tukang rosok memberi nilai ekonomi tiap kantong sampah milik nasabah. Catatan nilai rupiah itu lalu dicocokkan dengan bukti setoran dan kemudian dibukukan.
Harga sampah bervariasi bergantung pada klasifikasinya. Kertas karton dihargai Rp 2.000 per kg, kertas arsip Rp 1.500 per kg. Sedangkan plastik, botol, dan kaleng harganya menyesuaikan ukuran.
Tiap nasabah memiliki karung ukuran besar, yang tersimpan di bank untuk menyimpan seluruh sampah yang mereka tabung. Tiap karung diberi nama dan nomor rekening tiap nasabah. Tujuannya agar setiap tukang rongsok datang, petugas bank tidak kebingungan memilah tabungan sampah tiap nasabah. Karung- karung sampah itu tersimpan rapi di gudang bank.
Gemah Ripah
Bank Sampah Gemah Ripah, didirikan masyarakat Dusun Bandegan, Bantul, DI Yogyakarta, tiga bulan lalu. Kini jumlah nasabahnya 41 orang dari 12 RT di dusun tersebut. Pada tahap awal mereka masih membatasi diri untuk warga satu dusun, tetapi bila sudah memungkinkan nasabah tidak akan dibatasi asalnya.
Tidak semua sampah disetor ke tukang rosok. Sebagian di antaranya, yakni jenis plastik sachet dan gabus, diolah sendiri oleh bank sampah. ”Plastik sachet kami hargai Rp 15 per sachet, sementara gabus bergantung pada ukuran,” ujar Ismiyati, koordinator daur ulang sampah.
Plastik-plastik itu lalu diolah untuk membuat aneka aksesori rumah tangga, seperti tas, dompet, hingga rompi. Barang-barang tersebut dijual dengan harga Rp 20.000-Rp 35.000. ”Beberapa pembeli asing minta dikirim contoh barang. Kalau mereka setuju, pesanan yang kami terima akan menumpuk. Karenanya, stok bahan baku harus banyak. Kami sudah meminta warga untuk lebih aktif menabung sampah,” katanya.
Sampah jenis gabus biasanya dibuat menjadi pot bunga, tempat dudukan bendera, atau perlengkapan rumah tangga lainnya. Gabus-gabus itu dicampur dengan pasir dan semen. ”Produksi dari bahan gabus pesananannya masih lokal saja,” kata Ismiyanti
Menurut Panut Susanto, ketua pengelola bank sampah, sampah yang terkumpul tiap minggu mencapai 60-70 kg. Untuk sementara jam layanan bank dimulai pukul 16.00-21.00 tiap hari Senin-Rabu-Jumat. ”Kami baru bisa melayani pada sore hari karena sebagian besar petugas bank harus bekerja pada pagi hari,” katanya.
Belum maksimalnya kinerja petugas karena mereka mengelola bank sampah tanpa dibayar. Artinya, mereka harus tetap bekerja untuk membiayai kehidupan keseharian. ”Apa yang kami kerjakan sifatnya masih sosial. Jadi, kami memang tidak mengharapkan upah karena kondisi bank belum maksimal,” katanya.
Bank sampah memotong dana 15 persen dari nilai sampah yang disetor nasabah. Dana itu digunakan untuk membiayai kegiatan operasional, seperti fotokopi, pembuatan buku tabungan, dan biaya lainnya. ”Selama ini tidak ada nasabah yang keberatan. Kami harus melakukan pemotongan karena bank ini memang dikelola bersama-sama,” katanya.
Berbeda dengan bank tempat nasabah bisa mengambil dana setiap saat, di bank sampah nasabah hanya bisa menarik dana setiap tiga bulan sekali. Tujuannya agar dana yang terkumpul bisa lebih banyak sehingga uang tersebut dimanfaatkan sebagai modal kerja atau keperluan yang bersifat produktif.
”Kalau dibebaskan, mereka bisa konsumtif. Baru terkumpul Rp 20.000-Rp 30.000 sudah tergiur untuk mengambil. Karena hanya tiga bulan sekali, mereka bisa menarik dana sampai Rp 100.000-Rp 200.000 bergantung pada banyaknya sampah yang ditabung,” kata Bambang Suwirda, penggagas bank sampah.
Tersimpan
Menurut Bambang, dana kelolaan yang saat ini tersimpan tinggal Rp 500.000. Sebagian besar nasabah sudah mengambil saat Lebaran lalu. Untuk sementara, dana nasabah disimpan sendiri oleh pengelola bank. Ke depan, pengelola akan menjalin kerja sama dengan Bank Bantul untuk menyimpan dana nasabah.
Para pengelola bank juga bertekad memperluas operasional bank agar tidak terbatas pada penyimpanan, tetapi juga peminjaman. ”Dalam konsep bank sampah, barang jaminan mungkin berupa sampah juga,” katanya.
Fokus sampah yang dikumpulkan saat ini masih sebatas sampah anorganik. Ke depan, sampah organik juga akan diterima, yang selanjutnya diolah menjadi pupuk kompos.
Bagi para nasabah, keberadaan bank sangat membantu. Mereka bisa mendapat penghasilan tambahan sekaligus kebersihan lingkungan sekitar terjaga. ”Lumayanlah tiap bulan ada pemasukan tambahan. Hitung-hitung buat nambah dana belanja dapur,” kata Sutiyani, warga setempat.
Bila gerakan bank sampah bisa meluas ke berbagai desa, masalah sampah bisa tertangani. Tak hanya itu, perekonomian masyarakat juga ikut membaik sehingga angka kemiskinan bisa ditekan.
Di Bantul, produksi sampah per hari mencapai 614 meter kubik. Sayangnya, pemerintah daerah setempat belum berpikiran ke arah itu.
sumber : Kompas
Baca Selengkapnya..
Friday, June 15, 2012
5 Sungai Terkotor & Terjelek di Dunia
Sungai sebenarnya adalah sumber air bagi warga sekitarnya dan bisa juga sebagai sumber mata pencaharian bagi nelayan. Akan tetapi banyak sekali sungai-sungai di dunia ini yang sudah tercemar oleh perbuatan manusia. Berikut adalah 10 sungai-sungai terkotor di dunia.
1. Sungai Citarum ,Indonesia

Sungai Citarum terletak di Jawa Barat, Indonesia. Sungai ini sudah kelihatan seperti kolam sampah padahal sebenarnya sungai ini menjadi sumber air untuk agrikultur dan sumber air bagi penduduk di sekitarnya. Tetapi sungai ini sangat terpolusi oleh ulah manusia dan penuh dengan sampah. Di Desember 2008, Bank Pembangunan Asia menyetujui pinjaman sebesar $ 50.000.000 (sekitar Rp 500 milyar) hanya untuk membersihkan sungai tersebut. Wahh...kasihan sekali ya...gara-gara ulah kita membuang sampah sembarangan, jadinya dibutuhkan uang yang tidak tanggung-tanggung untuk membersihkannya. Belum lagi, waktu yang diperlukan untuk membersihkan sungai tersebut dari sampah-sampah.
2. Sungai Yamuna, India

Yamuna adalah sungai yang sangat terpolusi dimana 58% sampah dari New Delhi, ibu kota India, dibuang di sungai ini. Sudah sebanyak Rs 17.000.000.000 (sekitar Rp 370 milyar) uang yang dikeluarkan untuk membersihkan sungai ini, tetapi masih belum bisa bersih. Pemerintah India sekarang sudah angkat tangan dalam usahanya membersihkan sungai ini.
3. Buriganga river, Bangladesh

Buriganga adalah sungai utama di samping kota Dhaka, Bangladesh. Banyak makhluk mati dibawah sungai ini.
4. Sungai Yellow di Lanzhou, China

Sungai Yellow River ini merupakan sungai terbesar kedua dan sumber air untuk jutaan penduduk di sebelah Utara China. Akan tetapi sungai yang menjadi sumber air ini terpolusi sekarang karena kontaminasi dari limbah industri
5. Sungai Marilao, Filipina

Plastik, sandal karet, ranting pohon pisang, adalah beberapa sampah yang kan kamu lihat mengapung di sungai Marilao ini. Air di sungai ini mengandung racun kimia seperti koper, kromium, arsenik, yang membuat air ini sangat berbahaya. Walaupun pemerintah telah memasang peraturan denda bagi yang membuang sampah di sungai ini, tetapi masyarakat dan pabrik setempat masih saja membuang sampah dan limbahnya ke sungai ini.
menujuhijau.blogspot.com
Wednesday, June 6, 2012
Lampu Jalan Tenaga Matahari yang Keren, Futuristik dan Ramah Lingkungan
Kenaikan permintaan energi dan terbatasnya energi telah membuat desainer datang dengan alternatif energi matahari. Ini dia lampu jalan generasi berikutnya yang bertenaga matahari.
Ilmuwan bekerjasama dengan designer menciptakan dan menerapkan dengan solusi pencahayaan yang lebih baik untuk masa depan dan membuat jalan-jalan hijau dan aman.
1. Solar Powered Invisible Streetlight
Lampu jalan Invisible adalah lampu jalan tenaga surya yang meniru daun dan dapat tersembunyi di antara tanaman alami di sisi jalan. Terdiri dari injeksi ganda silikon, aluminium dan foto kapasitor, lampu ini terus bersinar sepanjang malam. Perancangnya adalah Jogoh Lee.
2. Ross Lovegrove’s Solar Tree
Desainer Ross Lovegrove merancang lampu ini dengan sistem pencahayaan jalan inovatif yang bergantung pada energi matahari. Idenya adalah untuk membawa seni dengan konsep pohon surya, dibuat dengan teknologi modern pipa lentur.
Ini contoh Lampunya di museum Angewandte Kunst di Wina. Dibuat dengan memperhatikan estetika dan teknologi ramah lingkungan.
3. SonUmbra
SonUmbra telah dirancang oleh Loop.pH sebagai sistem pohon yang unik, interaktif dan bertenaga surya pencahayaan. Strukturnya terbentuk dengan helai kain tenunan yang memancarkan cahaya ke dalam jaring dan cabang yang berkilau. SonUmbra mendapatkan energinya dari PV-kanopi yang memanfaatkan energi matahari di siang hari dan disimpan dlm baterai onboard untuk menerangi setelah gelap.
4. Light Tree
Light Tree dirancang oleh perancang Omar I. Huerta Cardoso. Disusun seperti pohon dengan sel surya nanotube yang memberikan estetika yang unik. Konsep ini gabungan teknik hidroponik dengan teknologi sel surya dan air untuk mensuplai energi pada berbagai LED ultra-terang.
5. Solar Sunflowers
Desainer Harries / Heder, menciptakan konsep bunga matahari bertenaga surya di Austen, Texas. 15 bunga (seperti panel photovoltaic) menyerap energi matahari untuk hasilkan aliran energi terbarukan. Terletak pada jalur pejalan kaki dan jalur sepeda antara desa Mueller dan jalan raya Austin I-35. Solar Sunflower tidak hanya menawarkan keteduhan untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda, tetapi juga mengumpulkan energi pada siang hari lalu menggunakannya untuk menyalakan LED pada malam harinya.
6. Solar Mallee Trees
Terdapat di Adelaide, memberikan pemandangan yang spektakuler. Berada di luar Adelaide Festival Centre, pohon indah ini berbentuk unik dengan tenaga surya dan dibangun untuk program go green. Pohon dengan panel surya di atasnya memberikan pencahayaan di sekitar daerah itu. Setiap pohon mampu menghasilkan 864 kWh/tahun. Energi yang dihasilkan digunakan untuk menyalakan lampu malam.
7. Luceplan Sky
Dirancang oleh Alfredo Häberli, mengandalkan energi matahari untuk menerangi jalan-jalan setelah gelap. Panel PV terletak di atas untuk mengisi baterai lampu pada siang hari. Lalu digunakan untuk menyalakan LED yang dapat melepaskan pencahayaan intens dan berkepanjangan di daerah tersebut.
8. Solar Forest
Konsep ini mengkondisikan pohon seperti terstruktur di hutan. Solar Forest tersusun dari pohon-pohon yang terdiri dari daun fotovoltaik, bertujuan untuk mengumpulkan tenaga surya. Pada setiap pohon memiliki stopkontak listrik yang digunakan untuk mengisi daya listrik. Selain menyediakan tenaga, daun photovoltaic juga memberikan keteduhan pada mobil-mobil yang parkir di bawahnya. Konsep ini akan segera terwujud di Inggris dan Italia.
forum.kompas.com
Tags : Baca Selengkapnya..
Thursday, May 31, 2012
Hutan Mangrove Disulap Jadi PKS
MEDAN– Sekitar 16.466 hektare (ha) dari 30.506 ha hutan mangrove di Pangkalan Brandan, Langkat kini disulap menjadi perkebunan kelapa sawit (PKS) yang dikuasai PT Pelita Nusantara Sejahtera (PNS), UD Harapan Sawita dan KUD Murni.
Alih fungsi hutan diduga ilegal dan masyarakat pun meminta Pemprov Sumut mengambil tindakan tegas.Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut Syahrul Isman Manik mengatakan, lebih dari separuh hutan mangrove di Pangakaln Berandan sudah beralih fungsi tanpa mengantongi izin sama sekali.
Hal itu sesuai dengan surat Dinas Kehutanan dan Perkebunan Langkat tertanggal 29 November 2010 dengan No 522.43053/HUTBUN/2010 yang memberikan peringatan ketiga terhadap tiga perusahaan yang membuka lahan perkebunan di hutan mangrove tanpa izin.
Untuk alih fungsi hutan mangrove yang juga kawasan hutan lindung harus ada izin menteri. Karena itu bicara legalitas ketiga perusahaan (PT PNS, UD Harapan Sawita dan KUD Murni) secara tegas tidak memilikinya sesuai dengan surat peringatan ketiga yang diberikan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Langkat pada 29 November 2010,” kata Syahrul sambil menunjukkan surat peringatan yang ditandaangani langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Langkat Suandi Tarigan, saat berunjuk rasa di Kantor Pemprov Sumut,Jalan Diponegoro, Medan,kemarin.
Senada, Koordinator Aksi Tajruddin Hasibuan menga-takan, hutan mangrove merupakan tempat nelayan mencari nafkah. Selama ada perusahaan perkebunan sawit, hasil tangkapan nelayan semakin terbatas. Karena ikan, udang dan kepah yang biasa berada di paluh sungai kini hilang akibat limbah sawit yang berasal dari pupuk dan hama yang dibuang langsung ke sungai.
Sangkot–sapaan akrab Tajruddin Hasibuan–mengatakan ribuan hektare perkebunan sawit telah membuat benteng di sepanjang Sungai Tanjung Balai dan Sei Babalan Kabupaten Langkat. Sehingga daerah resapan air semakin berkurang dan setiap datang pasang atau hujan perkampungan selalu banjir.Padahal sebelum ada perkebunan sawit, sekitar 2006 lalu, pasang setinggi apapun belum pernah membanjiri perkampungan.
Sangkot memastikan dalam waktu beberapa tahun yang akan datang, beberapa desa yang ada di Pangkalan Brandan danKecamatanBabalanseperti Desa Sungai Bilah,Desa Taman Bunga, Desa Perlis, Desa Tangkahan Batu, Tangkahan Serai,Desa Lubuk Kerkang,dan Desa Klantan akan hilang dari peta karena tenggelam.“Kami minta ekosistem mangrove dikembalikan seperti semula. Karena itu tempat nelayan serta nyawa nelayan dalam mencari nafkah,”tegas Sangkot.
Sedangkan Azhar dari Kesatuan Himpunan Tani Indonesia Region Sumatera meminta Plt Gubernur Sumut, Dinas Kehutanan Sumut dan Poldasu untuk menindak dan menangkap pemilik ketiga perusahan tersebut karena telah menyengsarakan kehidupan nelayan dan merugikan negara. Apabila dalam waktu sebulan Pemprov Sumut dan Poldasu belum mengambil tindakan tegas pada pemilik tiga perkebunan tersebut maka massa akan melakukan tindakan dengan cara sendiri.
“Kami juga meminta ketigas perusahaan tersebut untuk merehabilitasi kawasan mangrove yang telah dirubah fungsinya. Dan buka kembali paluh/anak sungai yang telah ditutup akibat dari pengkonversian ekosistem mangrove,”tandasnya Kepala Biro Perekonomian Bangun Oloan Harahap yang menerima perwakilan dari pengunjuk rasa mengatakan, Pemprov Sumut belum mendapatkan laporan terkait legalitas ketiga perusahaan tersebut dalam membuka lahan sawit di kawasan hutan mangrove.
Karena itu pihaknya belum bisa mengambil tindakan sebelum berkoordinasi dengan pihak terkait dari Dinas Kehutanan maupun Pemerintah Kabupaten Langkat. “Kami akan coba berkomunikasi dulu dengan pihak terkait apakah memang benar ini ada izin atau tidak.Kalau tidak ada izin akan kami cari tahu mengapa bisa terjadi. Begitu juga kalau bisa ada izinnya akan dipertanyakan mengapa bisa dikasi. Jadi kami harap kita sabar menunggunya,”kata Bangun. m rinaldi khair
Baca Selengkapnya..
Alih fungsi hutan diduga ilegal dan masyarakat pun meminta Pemprov Sumut mengambil tindakan tegas.Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut Syahrul Isman Manik mengatakan, lebih dari separuh hutan mangrove di Pangakaln Berandan sudah beralih fungsi tanpa mengantongi izin sama sekali.
Hal itu sesuai dengan surat Dinas Kehutanan dan Perkebunan Langkat tertanggal 29 November 2010 dengan No 522.43053/HUTBUN/2010 yang memberikan peringatan ketiga terhadap tiga perusahaan yang membuka lahan perkebunan di hutan mangrove tanpa izin.
Untuk alih fungsi hutan mangrove yang juga kawasan hutan lindung harus ada izin menteri. Karena itu bicara legalitas ketiga perusahaan (PT PNS, UD Harapan Sawita dan KUD Murni) secara tegas tidak memilikinya sesuai dengan surat peringatan ketiga yang diberikan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Langkat pada 29 November 2010,” kata Syahrul sambil menunjukkan surat peringatan yang ditandaangani langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Langkat Suandi Tarigan, saat berunjuk rasa di Kantor Pemprov Sumut,Jalan Diponegoro, Medan,kemarin.
Senada, Koordinator Aksi Tajruddin Hasibuan menga-takan, hutan mangrove merupakan tempat nelayan mencari nafkah. Selama ada perusahaan perkebunan sawit, hasil tangkapan nelayan semakin terbatas. Karena ikan, udang dan kepah yang biasa berada di paluh sungai kini hilang akibat limbah sawit yang berasal dari pupuk dan hama yang dibuang langsung ke sungai.
Sangkot–sapaan akrab Tajruddin Hasibuan–mengatakan ribuan hektare perkebunan sawit telah membuat benteng di sepanjang Sungai Tanjung Balai dan Sei Babalan Kabupaten Langkat. Sehingga daerah resapan air semakin berkurang dan setiap datang pasang atau hujan perkampungan selalu banjir.Padahal sebelum ada perkebunan sawit, sekitar 2006 lalu, pasang setinggi apapun belum pernah membanjiri perkampungan.
Sangkot memastikan dalam waktu beberapa tahun yang akan datang, beberapa desa yang ada di Pangkalan Brandan danKecamatanBabalanseperti Desa Sungai Bilah,Desa Taman Bunga, Desa Perlis, Desa Tangkahan Batu, Tangkahan Serai,Desa Lubuk Kerkang,dan Desa Klantan akan hilang dari peta karena tenggelam.“Kami minta ekosistem mangrove dikembalikan seperti semula. Karena itu tempat nelayan serta nyawa nelayan dalam mencari nafkah,”tegas Sangkot.
Sedangkan Azhar dari Kesatuan Himpunan Tani Indonesia Region Sumatera meminta Plt Gubernur Sumut, Dinas Kehutanan Sumut dan Poldasu untuk menindak dan menangkap pemilik ketiga perusahan tersebut karena telah menyengsarakan kehidupan nelayan dan merugikan negara. Apabila dalam waktu sebulan Pemprov Sumut dan Poldasu belum mengambil tindakan tegas pada pemilik tiga perkebunan tersebut maka massa akan melakukan tindakan dengan cara sendiri.
“Kami juga meminta ketigas perusahaan tersebut untuk merehabilitasi kawasan mangrove yang telah dirubah fungsinya. Dan buka kembali paluh/anak sungai yang telah ditutup akibat dari pengkonversian ekosistem mangrove,”tandasnya Kepala Biro Perekonomian Bangun Oloan Harahap yang menerima perwakilan dari pengunjuk rasa mengatakan, Pemprov Sumut belum mendapatkan laporan terkait legalitas ketiga perusahaan tersebut dalam membuka lahan sawit di kawasan hutan mangrove.
Karena itu pihaknya belum bisa mengambil tindakan sebelum berkoordinasi dengan pihak terkait dari Dinas Kehutanan maupun Pemerintah Kabupaten Langkat. “Kami akan coba berkomunikasi dulu dengan pihak terkait apakah memang benar ini ada izin atau tidak.Kalau tidak ada izin akan kami cari tahu mengapa bisa terjadi. Begitu juga kalau bisa ada izinnya akan dipertanyakan mengapa bisa dikasi. Jadi kami harap kita sabar menunggunya,”kata Bangun. m rinaldi khair
Baca Selengkapnya..
Selamatkan Dan Pulihkan Sungai Ciujung Dari Pencemaran Limbah PT.Indah Kiat Pulp And Papper
Sudah hampir 20 tahun masyarakat disepanjang sungai ciujung menderita akibat pencemaran limbah industri. sungai yang dulunya telah memberikan penghidupan, kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat disepanjang sungai Ciujung kini telah dirusak oleh keserakahan penguasa dan pengusaha tanpa mempedulikan nasib jutaan rakyat yang menggantungkan hidupnya dari sungai Ciujung. Tidak hanya masyarakat di sepanjang sungai saja yang menjadi korban dari pencemaran limbah industri tersebut, tetapi seluruh masyarakat serang utara juga merasakan dampaknya.
Menurunnya kualitas Sungai Ciujung akibat pencemaran berdampak pada masyarakat sejak tahun 1992. Sejak Saat itu produksi ikan petani tambak dan nelayan tangkap mengalami penurunan. pencemaran sungai ciujung tersebut berlangsung hingga saat ini yang mengakibatkan air sungai ciujung berubah warna menjadi kehitaman, berminyak, dan berbau tidak sedap. Kondisi tersebut menyebabkan penderitaan yang dirasakan masyarakat semakin parah. Dimana masyarakat yang kehidupannya tergantung pada air sungai ciujung sudah tidak bisa lagi memanfaatkan air sungai tersebut. seperti kebutuhan untuk air minum, mandi, cuci pakaian, irigasi pertanian maupun perikanan.. selain itu, dampak yang dirasakan akibat pencemaran sungai ciujung adalah timbulnya penyakit gatal-gatal serta menyebabkan produktifitas pertanian dan perikanan masyarakat semakin menurun. Sehingga banyak masyarakat yang dulunya hidup makmur sebagai petani dan nelayan menjual tanahnya kemudian beralih profesi menjadi buruh pabrik maupun TKI diluar negri.
Adalah PT. Indah Kiat Pulp And Papper yang menjadi biang kerok hancurnya sendi – sendi kehidupan masyarakat di sepanjang sungai ini. Dimana limbah dari perusahaan inilah yang telah mencemari dan meracuni sungai ciujung. Sehingga menimbulkan kerusakan yang begitu parah baik itu dari segi ekologi, ekonomi, maupun social dan budaya masyarakat serang utara.
Dengan melihat kondisi yang memilukan ini maka kami dari Front Kebangkitan Petani dan Nelayan bersama dengan seluruh masyarakat serang utara menuntut kepada pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan PT Indah kiat Pulp and papper sebagai biang kerok pencemaran. Untuk segera :
1.menghentikan meracuni sungai ciujung dan menyengsarakan rakyat
2.pulihkan sungai ciujung dari pencemaran limbah.
3.menolak perpanjangan izin PT Indah Kiat Pulp and Papper yang telah nyata meracuni rakyat.
Jika ketiga hal ini tidak di penuhi, maka kami menganggap ini sebagai pengkhianatan pemerintah terhadap rakyat bahkan sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan.
“Suara Rakyat Adalah Suara Tuhan”
FKPN(front Kebangkitan Petani Dan Nelayan)
Baca Selengkapnya..
Subscribe to:
Posts (Atom)





