Showing posts with label WIsata. Show all posts
Showing posts with label WIsata. Show all posts

Tuesday, June 19, 2012

Festival Danau Sentani Menyiarkan Suara Keindahan Alam dan Budaya Masyarakat Papua



Pemerintah Daerah Papua dan Jayapura bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyiarkan suara keindahan alam dan budaya masyarakat Papua melalui Festival Danau Sentani (FDS) yang diselenggarakan pada 19 – 20 Juni 2012. FDS merupakan festival budaya berbasis masyarakat dalam rangka meningkatkan citra daerah tujuan pariwisata Jayapura dan Papua serta ikut mengembangkan ekonomi kreatif.

Kekayaan alam dan budaya merupakan tumpuan utama pembangunan pariwisata. Promosi budaya dan keindahan alam Papua melalui FDS ini diharapkan akan memberikan dampak positif pada perdagangan, investasi, ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat.

Tahun ini merupakan penyelenggaraan Festival Danau Sentani yang ke-5. “Kami berharap agar penyelenggaraan even yang sudah menjadi agenda tahunan dalam kalender pariwisata Indonesia ini bisa terus ditingkatkan setiap tahunnya,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wardiyatmo pada pembukaan FDS di Papua 19 Juni 2012.

FDS menyajikan berbagai daya tarik daerah Papua yang mengandung berbagai unsur seperti budaya, kesenian dan cara hidup masyarakat Sentani. FDS merupakan suatu langkah kecil yang dirintis oleh pemerintah daerah untuk menggaungkan kesiapan Papua, khususnya Danau Sentani menjadi daerah tujuan wisata. “Kesiapan daerah ini juga harus didukung dengan keadaan yang kondusif, yakni meningkatkan kenyamanan dan keamanan sehingga Sentani sebagai salah satu daerah tujuan memiliki daya siang tinggi,” sambungnya.

“Saya bersama Kemenparekraf menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya festival ini. Semoga promosi, public relation dan penyelenggarannya bisa ditingkatkan sehingga even ini meningkatkan daya saing kepariwisataan Indonesia,” tutupnya. (Puskompublik)

Baca Selengkapnya..

19 Distrik di Jayapura Siap Unjuk Kebolehan



Menjelang liburan sekolah yang sebentar lagi akan berlangsung, pemerintah daerah dan pihak-pihak yang terkait serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan program dukungan untuk Festival Danau Sentani (FDS) yang akan diadakan pada 19-23 Juni di Pantai Kalkhote, Kampung Ohei, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Nantinya, 19 distrik atau kecamatan yang tergabung dalam Kabupaten Jayapura akan menampilkan berbagai atraksi, antara lain atraksi mencari ikan, atraksi menyelam sambil merokok, atraksi pembuatan sampe, serta atraksi pembuatan alat-alat makan. Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini FDS juga akan menampilkan atraksi peragaan perang di atas perahu.


Bupati Jayapura, Jansen Monim, menjelaskan bahwa FDS merupakan pesta budaya berbasis kearifan lokal dan kearifan alam masyarakat Papua khususnya yang bermukim di sekitar Danau Sentani agar tetap hidup dan dikenal masyarakat Indonesia secara umum. FDS pertama kali diadakan pada 19 Juni 2008. Pada penyelenggaraannya yang ke-5 kali ini FDS mengangkat tema One for All. Logo yang digunakan untuk penyelenggaraan FDS tahun ini bergambar seorang laki-laki yang sedang mendayung perahu khas Sentani. Logo ini menceritakan masyarakat Papua yang hidup secara agraris.

“Dengan menampilkan atraksi khas masyarakat Papua dalam FDS, berarti kita ikut memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda. Selain itu, kita juga mengajak generasi muda untuk menjaga kelestarian alam di Indonesia khususnya Papua,” ungkap Jansen dalam jumpa pers FDS di Gedung Sapta Pesona, 13 Juni 2012.

M. Faried, Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kemenparekraf berpendapat bahwa Propinsi Papua memiliki paket daya tarik wisata yang lengkap. “Daerah Papua memiliki keunikan masyarakat dan keunikan alam,” katanya. Ia menuturkan bahwa bentuk pendukungan yang dilakukan Kemenparekraf untuk FDS berbentuk publikasi sehingga FDS terdengar gaungnya.

M. Faried menjelaskan, liburan sekolah yang sebentar lagi akan berlangsung merupakan salah satu pemicu perjalanan domestik. Selain itu, peningkatan kelas ekonomi juga membuka peluang bagi pertumbuhan jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Ditambahkannya, faktor yang mendukung kunjungan wisatawan dalam suatu destinasi adalah atraksi, aksesibilitas, dan akomodasi.

Lebih jauh, Faried menjelaskan bahwa aksesibilitas menuju destinasi wisata akan bertumbuh seiring dengan pertumbuhan potensi pasar. “Semakin banyak suatu destinasi dikunjungi wisatawan, maka akan semakin mendapat perhatian dari berbagai pihak sehingga kemungkinannya untuk mengalami perbaikan infrastruktur akan semakin besar,” sebutnya.

Mengenai aksesibilitas, Vice President Marketing Merpati menjelaskan bahwa pihaknya masih terus beroperasi di daerah Papua. Merpati Airlines melayani jasa penerbangan Jakarta-Jayapura, dengan jalur penerbangan Jakarta-Makassar-Biak-Jayapura, Jakarta-Makassar-Timika-Jayapura, dan Jakarta-Makassar-Merauke-Jayapura. “Untuk perjalanan daerah Papua, kami juga menyediakan jasa penerbangan menuju Raja Ampat, Wamena, Labuan Bajo, Lombok, Bima, dan Alor,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Jayapura juga menjelaskan bahwa daerah Kabupaten Papua masih aman. “Peristiwa penembakan seperti yang diberitakan di media massa, hanya terjadi di kota Jayapura. Selebihnya, aktivitas di daerah Kabupaten Papua berlangsung seperti biasa,” jelasnya. (Puskompublik)

Baca Selengkapnya..

Thursday, March 22, 2012

Ke Jogja? Mampir Gembiraloka ZOO



Yogyakarta adalah kota budaya yang terdapat beragam wisata sejarah didalamnya, dan pasti anda harus berkunjung ke Malioboro dan Keraton jika tidak anda wisatawan menyedihkan.
Jika anda mencari wisata alam dan sekaligus tempat rekresasi pasti anda akan di arahkan ke Kebun Binatang Gembira Loka dan anda tidak akan menyesal untuk mengunjunginya karena terdapat banyak sekali koleksi hewan dan berbagi permainan menarik untuk anak anak,dewasa,dan semua umur. dengan eksterior yang hijau membuat wisatawan lebih mendalami harmonisasi alam, Harga tiket pun merah hanya Rp.15.000 ,Mari berwisata, berrekreasi dan belajar di Gembira Loka Zoo

Pesan Tiket Disini

Sejarah Gembira Loka

Ide awal pembangunan Kebun Raya dan Kebun Binatang Gembira Loka berasal dari keinginan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada tahun 1933 akan sebuah tempat hiburan, yang di kemudian hari dinamakan Kebun Rojo. Ide tersebut direalisasikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dengan bantuan Ir. Karsten, seorang arsitekberkebangsaan Belanda. Ir. Karsten kemudian memilih lokasi disebelah barat sungai Winongo, karena dianggap sebagai tempat paling ideal untuk pembangunan Kebun Rojo tersebut. Namun akibat dampak Perang Dunia II dan juga pendudukan oleh Jepang, pembangunan Kebun Rojo terhenti.

Pada saat proses pemindahan ibukota negara dari Yogyakarta kembali ke Jakarta di tahun 1949 setelah selesainya Perang Dunia II, tercetus lagi sebuah ide untuk memberikan kenang-kenangan kepada masyarakat Yogyakarta berupa sebuah tempat hiburan dari pemerintah pusat yang dipelopori oleh Januismadi dan Hadi, SH. Ide tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat Yogyakarta, akan tetapi realisasinya masih belum dirasakan oleh masyarakat.Hingga di tahun 1953, dengan berdirinya Yayasan Gembira Loka Yogyakarta (sesuai akta notaris RM. Wiranto No. 11 tanggal 10 September 1953)yang diketuai oleh Sri Paduka KGPAA Paku Alam VIII, maka pembangunan Kebun Rojo yang tertunda baru benar-benar dapat direalisasikan.

Selang beberapa tahun kemudian, tepatnya 1959, KGPAA Paku Alam VIII menunjuk Tirtowinoto untuk melanjutkan pembangunan Gembira Loka. Dipilihnya Tirtowinoto karena yang bersangkutan dinilai memiliki kecintaan terhadap alam dan minat yang besar terhadap perkembangan Gembira Loka. Ternyata sumbangsih Tirtowinoto yang tidak sedikit, baik dalam hal pemikiran maupun material, terbukti mampu membawa kemajuan yang pesatbagi Gembira Loka. Puncaknya di tahun 1978, ketika koleksi satwa yang dimiliki semakin lengkap, sehingga pengunjung Gembira Loka mampu mencapai 1,5 juta orang.
Baca Selengkapnya..

Wisata Alam Terbaik di Seluruh Dunia

Wisata alam adalah tujuan wisata yang perlu dikunjungi untuk melestarikan bumi kita agar tidak semakin hancur, dan agar kita bisa menghargai alam sekitar kita betapa indahnya alam ciptaan Tuhan ini sebenarnya jika kita sendiri tidak merusaknya. berikut adalah kilasan beberapa wisata alam atau Ekowisata dari seluruh dunia :

Blue mountain , australia


kawasan blue mountain merupakan wilayah pegunungan yang sangat terkenal , yang terletak di wilayah new south wales ,australia.yang telah dideklarasikan sebagai warisan dunia dan kawasan ini sangat favorit diantara pecinta lingkungan.dan kawasan ini cuykup direkomendasikan untuk tujuan ekowisata karena akan memberikan anda banyak kesempatan untuk menikmati keindahan alami didalamnya, disamping kultur dan sejarah menghiasi pemandangan yang tiada duanya, air terjun yang indah , pemandangan hutan prasejarah dan lembah yang cukup dalam.


Hutan amazon,brazil




hutan hujan tropis amazon yang berlokasi di brazil yang juga terkenal sebagai amazonia . Tempat ini juga terkenal sebagai gudangnya sumber daya alam dan hampir 20 % oksigen diseluruh dunia ini dihasilkan dari hutan hujan tropis ini. Dihuni oleh ratusan spesies hewan , tumbuhan , reptil, ampibi dan mamalia ,tentunya sangat menarik bagi pecinta keindahan alam .hutan ini menutupi wilayah yang sangat luas dan penuh dengan kekayaan alami yang akan membuat anda segar kembali setelah mengunjungi tempat itu, merupakan destinasi ekowisata yang cukup menakjubkan dan sangat menarik untuk dikunjungi.

Alaska


suka dengan wilayah berhawa dingin ? Mungkin alaska bisa dimasukkan dalam daftar kunjungan wisata ramah lingkungan anda.pemandangan gletser yang menakjubkan dan kayaakan kehidupan alam didalamnya menawarkan sejuta pesona petualangan alam disana.terdapat berbagai rute dengan pemandangan yang sangat indah bagi yang suka bersepeda serta hikking,sementara 100.000 gletser yang membungkus sebagaian pemandangan disana menyajikan ketenangan serta pemandangan yang cukup indah.dengan melalui kota-kota sepanjang pantai menggunakan perahu dan menjelajahi pelosok nasional dan taman kota akan menjadikan liburan anda lebih bermakna dengan wisata ramah lingkungan.

Pegunungan himalaya, nepal


merasakan berbagai perubahan alam sekaligus keanekaragaman hayati didalamnya dapat anda rasakan , itulah yang ditawarkan dikawasan himalaya yang berada di nepal ini. Itulah roh himalaya yang menyajikan berbagai petualangan ditambah hadirnya pegunungan everest, yang merupakan puncak gunung tertinggi di dunia. Disanalah terdapat kombinasi alam yang sangat menakjubkan bisa dilihat saat melintasi salah satu hutan disana,gunung serta padang rumput memadu dalam pemandangan yang sangat mempesona sangat sayang untuk dilewatkan.sepanjang jalan setapak dihiasi pemandangan yang sangat mempesona yang menarik ribuan wisata setiap tahunnya,yang tentunya berasal dari seluruh penjuru dunia.

Antartika


Dominika


Costarika


Palau


Kenya



Source : Kaskus.us




Baca Selengkapnya..